Analizor Kimia Klinik BS-200: Solusi Diagnostik Laboratorium Terpercaya
Analizor kimia klinik BS-200 adalah perangkat diagnostik in-vitro unggulan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan laboratorium modern. Dengan kapasitas hingga 200 tes per jam dan teknologi akses acak, alat diagnostik ini menjadi pilihan ideal bagi laboratorium kecil, menengah, maupun besar di seluruh Indonesia. PT. Syaf Unica Indonesia menyediakan solusi lengkap untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pemeriksaan klinis Anda.
Spesifikasi Teknis & Fitur Unggulan Analizor Kimia BS-200
Analizor diagnostik BS-200 hadir dengan spesifikasi teknis yang komprehensif untuk mendukung operasional laboratorium:
Kapasitas & Kinerja
- 200 tes per jam dalam mode operasi standar
- Peningkatan hingga 330 tes per jam dengan modul ISE (Kalium, Natrium, Klorin)
- Akses acak (random access) untuk fleksibilitas pemeriksaan
- Pendinginan 24 jam untuk Reagent Disk menjaga stabilitas reaktan
Sistem & Otomasi
- Pemindai barcode terpasang untuk identifikasi sampel otomatis
- Pengaduk terpisah untuk pencampuran sampel yang akurat
- Perangkat lunak operasional yang powerful dan user-friendly
- Tersedia versi multi-bahasa untuk kemudahan penggunaan global
- Pengenceran otomatis sebelum dan sesudah pemeriksaan
- Interface LIS dua arah untuk integrasi sistem informasi laboratorium
Keunggulan Analizor Kimia Klinik BS-200
Sebagai alat diagnostik laboratorium terdepan, BS-200 menawarkan beberapa keunggulan kompetitif:
Efisiensi Operasional
Dengan throughput 200 tes/jam, analizor BS-200 memungkinkan laboratorium mengurangi waktu tunggu hasil dan meningkatkan kepuasan pasien. Teknologi akses acak memastikan prioritas pemeriksaan darurat dapat diproses lebih cepat tanpa mengganggu alur kerja normal.
Akurasi & Reliabilitas
Sistem pengaduk terpisah dan pengenceran otomatis menjamin hasil pemeriksaan yang akurat dan konsisten. Interface LIS dua arah mencegah kesalahan input manual dan meningkatkan traceability data klinis.
User-Friendly Interface
Perangkat lunak operasional yang intuitif dan tersedia dalam multi-bahasa memudahkan operator laboratorium dari berbagai latar belakang untuk menjalankan pemeriksaan tanpa kurva pembelajaran yang panjang.
Aplikasi Klinis & Pengguna Target
Analizor diagnostik BS-200 dirancang untuk berbagai skenario penggunaan:
Laboratorium Kecil
Berfungsi sebagai alat utama dengan kapasitas yang cukup untuk volume sampel harian. Investasi yang efisien dengan ROI menarik untuk fasilitas dengan cakupan layanan terbatas.
Laboratorium Menengah & Besar
Digunakan sebagai alat cadangan atau penunjang untuk menangani lonjakan volume pemeriksaan atau pemeliharaan alat utama, memastikan kontinuitas layanan diagnostik.
Parameter Kimia Klinis
Cocok untuk pemeriksaan:
- Profil elektrolit (Kalium, Natrium, Klorin) dengan modul ISE
- Fungsi hati (ALT, AST, Bilirubin, Albumin)
- Fungsi ginjal (Kreatinin, Ureum, Asam Urat)
- Profil lipid (Kolesterol, Trigliserida, HDL, LDL)
- Glukosa darah dan metabolit lainnya
Teknologi Terdepan dalam Diagnostik In-Vitro
Analizor kimia klinik BS-200 mengintegrasikan teknologi terkini untuk hasil diagnositik yang superior:
Sistem Pendinginan Terintegrasi
Teknologi pendinginan 24 jam pada Reagent Disk mempertahankan stabilitas kimia dan memperpanjang umur reaktan, mengurangi pemborosan dan biaya operasional.
Barcode Scanning Otomatis
Pemindai barcode terpasang mengeliminasi kesalahan identifikasi sampel dan meningkatkan traceability hasil pemeriksaan sesuai standar keselamatan laboratorium.
Konektivitas LIS Bidirectional
Interface dua arah memungkinkan transfer data otomatis dari sistem informasi laboratorium (LIS) ke alat dan sebaliknya, meningkatkan efisiensi administratif dan mengurangi kesalahan transkripsi.
Untuk solusi diagnostik laboratorium yang lebih lengkap, Anda juga dapat mempertimbangkan Real Time PCR System PCR-Q16 Series untuk pemeriksaan genetik atau USG 4D OBGYN Mindray Nuewa I9 untuk imaging diagnostik komprehensif.
Pertanyaan Umum (FAQ) – Analizor BS-200
Berapa kapasitas maksimal tes per jam untuk analizor BS-200?
BS-200 mampu memproses 200 tes per jam dalam mode standar, dan dapat ditingkatkan hingga 330 tes per jam dengan penambahan modul ISE untuk pemeriksaan elektrolit.
Apakah BS-200 cocok untuk laboratorium kecil?
Ya, analizor BS-200 sangat cocok sebagai alat utama untuk laboratorium kecil dengan volume pemeriksaan harian yang moderat, memberikan efisiensi dan akurasi yang optimal.
Bagaimana sistem pendinginan reaktan pada BS-200?
BS-200 dilengkapi dengan sistem pendinginan terintegrasi selama 24 jam pada Reagent Disk, menjaga stabilitas kimia dan memperpanjang masa pakai reaktan klinik.
Apakah BS-200 dapat terintegrasi dengan sistem LIS?
Ya, analizor diagnostik BS-200 memiliki interface LIS bidirectional yang memungkinkan pertukaran data otomatis dengan sistem informasi laboratorium untuk efisiensi maksimal.
Dalam bahasa apa tersedia software BS-200?
Perangkat lunak BS-200 tersedia dalam versi multi-bahasa untuk memudahkan penggunaan di berbagai negara dan wilayah.
Untuk informasi lebih lanjut tentang produk diagnostik laboratorium lainnya, Anda juga dapat mengeksplorasi USG Doppler 2D Portable Z50T atau USG Doppler 4D Mindray Z60 untuk solusi imaging terpadu.
Hubungi PT. Syaf Unica Indonesia untuk Solusi Diagnostik Terbaik
Tertarik dengan analizor kimia klinik BS-200 atau membutuhkan konsultasi lebih lanjut mengenai solusi diagnostik laboratorium? Hubungi tim profesional PT. Syaf Unica Indonesia sekarang juga:
📞 Informasi Kontak PT. Syaf Unica Indonesia
- WhatsApp: +6285729590219
- Email: info@syaf.co.id
- Telepon Kantor: (0281) 6512066
- Alamat Kantor: Griya Mandalatama Cluster 4D No. 6, Purwokerto Barat, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia 53161
Dapatkan penawaran spesial dan konsultasi gratis mengenai analizor diagnostik BS-200 untuk kebutuhan laboratorium Anda. Tim ahli kami siap membantu Anda memilih solusi diagnostik yang paling sesuai dengan spesifikasi dan anggaran fasilitas kesehatan Anda.
Referensi tambahan: Untuk pemahaman lebih mendalam tentang standar diagnostik laboratorium, Anda dapat merujuk pada pedoman WHO Laboratory Diagnostics Standards dan regulasi Kementerian Kesehatan Indonesia.












Ulasan
Belum ada ulasan.