Biological Indicator untuk Sterilisasi Plasma Hidrogen Peroksida Suhu Rendah
Biological Indicator adalah perangkat monitoring kritis yang didesain khusus untuk memastikan efektivitas proses sterilisasi plasma hidrogen peroksida (H2O2) suhu rendah. Produk ini menggunakan bakteri Bacillus atrophaeus (ATCC 7953) sebagai indikator biologis untuk memvalidasi bahwa sterilisator mencapai standar sterilisasi yang diperlukan. Dengan teknologi perubahan warna yang akurat setelah proses pembiakan, alat kesehatan ini menjadi solusi terpercaya untuk laboratorium, rumah sakit, dan fasilitas sterilisasi medis di seluruh Indonesia.
⚡ Quick Links – Navigasi Cepat
Apa itu Biological Indicator?
Biological Indicator adalah alat monitoring sterilisasi yang mengandung mikroorganisme hidup (spore bakteri) yang paling tahan terhadap proses sterilisasi tertentu. Dalam konteks sterilisasi plasma hidrogen peroksida suhu rendah, indikator biologis ini berperan sebagai validator independen untuk membuktikan bahwa sterilisator telah membunuh mikroorganisme berbahaya secara efektif.
Produk kami menggunakan Bacillus atrophaeus (ATCC 7953) yang merupakan spore bakteri tahan panas dan bahan kimia. Strain ini telah diakui secara internasional sebagai standar untuk validasi sterilisasi dengan hidrogen peroksida.
Aplikasi & Kegunaan Biological Indicator
Biological Indicator sterilisasi plasma H2O2 memiliki berbagai aplikasi penting di fasilitas kesehatan:
1. Monitoring Efektivitas Sterilisator
Produk ini secara spesifik dirancang untuk memantau efek sterilisasi sterilisator hidrogen peroksida plasma suhu rendah. Setiap siklus sterilisasi dapat divalidasi dengan menempatkan biological indicator di area paling sulit terjangkau sterilisator untuk memastikan penetrasi optimal.
2. Validasi Proses Sterilisasi Rutin
Gunakan biological indicator pada setiap siklus sterilisasi atau sesuai protokol fasilitas Anda untuk memastikan konsistensi kinerja alat sterilisasi.
3. Uji Revalidasi & Kalibrasi
Setelah pemeliharaan atau perbaikan sterilisator, biological indicator membantu membuktikan bahwa mesin telah dikembalikan ke kondisi steril yang aman.
4. Pelatihan Operator
Instruktur dapat menggunakan alat ini untuk melatih staf tentang pentingnya protokol sterilisasi yang benar dan cara membaca hasil indicator.
Cara Kerja Biological Indicator Sterilisasi Plasma
Prinsip kerja biological indicator sangat sederhana namun efektif:
- Penempatan: Letakkan indicator di dalam atau bersama peralatan medis yang akan disterilisasi.
- Proses Sterilisasi: Jalankan siklus sterilisasi plasma hidrogen peroksida suhu rendah secara normal.
- Pembiakan (Inkubasi): Setelah sterilisasi selesai, pindahkan indicator ke inkubator pada suhu 55-60°C selama 24-48 jam.
- Pembacaan Hasil: Amati perubahan warna medium kultur. Jika spore berhasil dibunuh, tidak ada perubahan warna (hasil negatif = sterilisasi berhasil). Jika spore tetap hidup, medium berubah warna (hasil positif = sterilisasi gagal).
Mekanisme ini memungkinkan operator mendapatkan kepastian objektif bahwa sterilisasi telah berjalan sesuai standar.
Standar & Kepatuhan Regulasi
Biological Indicator kami dirancang sesuai dengan standar internasional:
- ISO 11135: Sterilisasi produk kesehatan – Etilen oksida
- ISO 14937: Sterilisasi produk kesehatan – Persyaratan umum pemrosesan
- ISO 11138-1: Sterilisasi produk kesehatan – Indikator biologis – Bagian 1: Persyaratan umum
- Standar FDA (USA): Validasi sterilisasi dan sterilitas produk medis
Untuk informasi lebih lanjut tentang regulasi sterilisasi, Anda dapat merujuk pada panduan WHO tentang sterilisasi atau berkonsultasi dengan Kementerian Kesehatan RI.
Keunggulan Produk Syaf
Produk Biological Indicator dari PT. Syaf Unica Indonesia menawarkan:
- ✓ Bakteri indikator ATCC 7953 berkualitas tinggi yang tersertifikasi
- ✓ Metode pembacaan warna yang akurat dan mudah diinterpretasi
- ✓ Shelf life panjang dengan penyimpanan yang stabil
- ✓ Kompatibel dengan sterilisator plasma H2O2 suhu rendah berbagai merek
- ✓ Harga kompetitif dengan kualitas laboratorium internasional
- ✓ Dukungan teknis penuh dari tim ahli Syaf
Komplementer dengan Peralatan Laboratorium Syaf
Untuk hasil yang optimal, biological indicator ini dapat digunakan bersamaan dengan peralatan laboratorium premium dari Syaf, seperti:
- • Inverted Biological Microscope MSC-IV52BN – untuk pengamatan kultur mikroba pasca-inkubasi
- • Biological Microscope MSC-B400W – untuk analisis detail spore dan pertumbuhan bakteri
- • Biological Microscope MSC-B208T (Siedentopf) – untuk pengamatan komprehensif hasil sterilisasi
- • Class II Type B2 Biological Safety Cabinets BSC-IIB2 Series – untuk penanganan aman indicator dan kultur mikroba
Hubungi PT. Syaf Unica Indonesia
Untuk pemesanan Biological Indicator sterilisasi plasma hidrogen peroksida atau konsultasi mengenai validasi sterilisasi, hubungi kami sekarang:
📞 Telepon Kantor: (0281) 6512066
📱 WhatsApp: +62 857 2959 0219
✉️ Email: info@syaf.co.id
🏢 Alamat: Griya Mandalatama Cluster 4D No. 6, Purwokerto Barat, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia – Kode Pos 53161
FAQ – Pertanyaan Umum Tentang Biological Indicator
Q: Berapa lama hasil biological indicator dapat diketahui?
A: Hasil dapat diketahui setelah inkubasi 24-48 jam pada suhu 55-60°C.
Q: Apa arti jika biological indicator berubah warna?
A: Perubahan warna menunjukkan spore masih hidup, artinya sterilisasi tidak efektif. Tindakan perbaikan pada sterilisator diperlukan.
Q: Apakah biological indicator dapat digunakan ulang?
A: Tidak. Setiap biological indicator adalah single-use untuk memastikan akurasi dan keamanan.
Q: Bagaimana penyimpanan yang benar untuk biological indicator?
A: Simpan di tempat kering, suhu 2-8°C atau suhu ruangan (15-25°C) sesuai kemasan, hindarkan dari cahaya langsung.












Ulasan
Belum ada ulasan.