Biolab Diagnostics Rapid Widal S. Paratyphi ‘AH’ adalah reagen diagnostik serologis spesifik yang digunakan untuk mendeteksi antibodi flagellar (H aglutinin) terhadap bakteri Salmonella enterica serotipe Paratyphi A dalam serum manusia. Reagen ini merupakan bagian dari rangkaian uji Widal yang difokuskan khusus untuk mendeteksi respons imun terhadap infeksi demam paratifoid A.
Berikut adalah deskripsi lengkap mengenai fungsi, prinsip kerja, dan karakteristik produk ini:
1. Fungsi Utama & Peran Klinis
Deteksi Demam Paratifoid A: Berfungsi untuk membantu mendiagnosis infeksi yang disebabkan oleh Salmonella paratyphi A, salah satu patogen penyebab demam Enterik (paratifoid) yang memiliki gejala klinis mirip dengan demam tifoid.
Pengujian Target Spesifik: Memungkinkan tenaga medis atau laboratorium untuk melakukan penapisan (screening) atau konfirmasi spesifik terhadap sub-tipe Paratyphi A tanpa tercampur dengan reagen antigen Typhi atau sub-tipe paratifoid lainnya (B atau C).
2. Prinsip Kerja (Principle)
Uji Aglutinasi (Slide/Tube Test): Reagen ini berisi suspensi bakteri Salmonella paratyphi A mati yang membawa antigen flagela spesifik (AH), serta telah diberi pewarna khusus (stained antigen) agar mudah diamati.
Reaksi Imunologis: Ketika reagen dicampur dengan serum pasien yang mengandung antibodi homolog terhadap antigen AH, terjadi ikatan antigen-antibodi yang menghasilkan gumpalan (aglutinasi) yang dapat dilihat secara makroskopis.
3. Karakteristik & Fitur Unggulan
Spesifisitas Flagellar AH: Dirancang secara khusus untuk berikatan secara selektif dengan antibodi terhadap flagela S. paratyphi A, memberikan kejelasan diferensiasi dalam profil tes Widal pasien.
Visualisasi Jelas & Cepat: Pewarna khusus pada suspensi membantu memperjelas pembacaan hasil aglutinasi di atas glass slide hanya dalam hitungan menit.
Metode Semikuantitatif: Selain skrining kualitatif, reagen ini dapat diaplikasikan dalam pengenceran serial (pengujian bertingkat) untuk menentukan titer antibodi spesifik Paratyphi A pada pasien.
4. Interpretasi Singkat
Diagnosis Diferensial: Karena gejala klinis demam paratifoid sering kali sulit dibedakan secara klinis dari demam tifoid murni, penggunaan reagen spesifik seperti S. Paratyphi ‘AH’ sangat membantu dokter dalam mengidentifikasi etiologi infeksi secara lebih akurat di daerah endemis. Hasil positif harus selalu dikorelasikan dengan gejala klinis dan riwayat medis pasien.












Ulasan
Belum ada ulasan.