Antibiotic Assay Medium No. 4 (Yeast Meat Agar) – Media Pengujian Antibiotik Standar BPOM
Antibiotic Assay Medium No. 4, juga dikenal sebagai Yeast Meat Agar atau Agar Daging Sapi Ragi, merupakan media kultur mikrobiologi khusus yang dirancang untuk pengujian efektivitas antibiotik dalam produk farmasi. Media ini diformulasikan sesuai dengan standar dan prosedur resmi yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia, memastikan hasil pengujian yang akurat dan dapat dipercaya untuk berbagai aplikasi laboratorium farmasi dan industri kesehatan.
⚡ Quick Links – Navigasi Cepat
Apa itu Antibiotic Assay Medium No. 4?
Antibiotic Assay Medium No. 4 adalah media pertumbuhan khusus yang mengandung kombinasi optimal dari ekstrak daging sapi, ragi, dan nutrisi esensial lainnya. Media ini digunakan secara luas dalam laboratorium farmasi, industri obat-obatan, dan lembaga penelitian untuk memvalidasi konsentrasi dan kemanjuran antibiotik sebelum distribusi ke pasar.
Media ini dirancang dengan formulasi yang sesuai dengan pedoman resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia dan secara numerik identik dengan standar yang ditetapkan oleh Grove dan Randall, menjamin konsistensi dan keandalan hasil pengujian di seluruh fasilitas laboratorium.
Kegunaan & Aplikasi Pengujian
Pengujian Antibiotik dalam Farmasi
Antibiotic Assay Medium No. 4 secara khusus digunakan untuk:
- Pengujian Penisilin & Derivatnya: Media ini ideal untuk deteksi dan penentuan konsentrasi penisilin dalam berbagai formulasi farmasi, termasuk injeksi, tablet, dan kapsul.
- Deteksi Antibiotik dalam Susu: Aplikasi penting untuk industri peternakan dan pengolahan susu guna memastikan susu bebas dari residu antibiotik yang berbahaya.
- Kontrol Kualitas Produk Obat: Memvalidasi bahwa setiap batch produk antibiotik memenuhi spesifikasi kekuatan yang ditetapkan sebelum rilis ke distribusi.
- Penelitian Mikrobiologi: Digunakan dalam studi sensitivitas bakteri terhadap berbagai agen antimikroba.
Pengujian Mikroba & Deteksi Kontaminasi
Selain pengujian antibiotik, Yeast Meat Agar juga berfungsi untuk deteksi umum kontaminasi mikroba dalam produk farmasi dan produk terkait lainnya. Nutrisi yang lengkap membuat media ini cocok untuk pertumbuhan berbagai organisme target dalam pengujian farmakope.
Komposisi & Spesifikasi
Media Antibiotic Assay Medium No. 4 mengandung komponen-komponen berikut (per liter):
- Ekstrak Daging Sapi: Sumber nitrogen dan mineral organik
- Ekstrak Ragi: Menyediakan vitamin B kompleks dan nutrisi pertumbuhan
- Peptone: Sumber protein yang mudah dicerna
- Natrium Klorida: Menjaga osmolalitas media
- Agar: Zat pemadat untuk kultur plat
- pH Buffer: Menjaga stabilitas pH optimal untuk pertumbuhan mikroorganisme
Spesifikasi media ini mencerminkan standar internasional yang diakui dalam pengujian farmasi modern. Untuk informasi spesifikasi teknis lengkap dan sertifikat analisis, silakan hubungi tim ahli kami.
Standar BPOM & Referensi Internasional
Formulasi Antibiotic Assay Medium No. 4 sepenuhnya mematuhi:
- Persyaratan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan): Sesuai dengan standar farmakope Indonesia untuk media pengujian antibiotik
- Standar Grove & Randall: Media ini secara numerik identik dengan formulasi klasik yang diakui secara internasional
- Farmakopeae Internasional: Kompatibel dengan metode pengujian dalam USP, BP, dan EP (European Pharmacopoeia)
Penggunaan media yang tersertifikasi BPOM seperti ini memastikan bahwa hasil pengujian antibiotik Anda dapat diakui dan diterima oleh otoritas regulasi, termasuk untuk pendaftaran obat dan distribusi internasional.
Perbandingan dengan Media Assay Lainnya
Jika laboratorium Anda memerlukan sistem pengujian yang lebih komprehensif, kami juga menyediakan solusi otomatis seperti Mindray CL-900i Chemiluminescence Immunoassay Analyzer dan LTI1100 Automatic Chemiluminescence Immunoassay System untuk pengujian imunoassay yang lebih canggih. Selain itu, tersedia juga Enzymatic Immuno Assays (EIA) sebagai alternatif metode pengujian antibiotik yang complementary.
Cara Memesan Antibiotic Assay Medium No. 4
PT. Syaf Unica Indonesia menyediakan Antibiotic Assay Medium No. 4 (Yeast Meat Agar) berkualitas tinggi dengan sertifikasi lengkap. Untuk pemesanan, spesifikasi teknis, atau konsultasi dengan ahli kami, silakan hubungi melalui:
📞 Hubungi Kami Sekarang
WhatsApp: +62 857-2959-0219
Email: info@syaf.co.id
Telepon: (0281) 651-2066
Alamat: Griya Mandalatama Cluster 4D No. 6, Purwokerto Barat, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia (Kode Pos 53161)
Keuntungan Berbelanja di PT. Syaf Unica Indonesia
- ✅ Media berkualitas tinggi dengan sertifikasi BPOM lengkap
- ✅ Konsistensi batch terjamin untuk hasil pengujian yang reliable
- ✅ Harga kompetitif dengan berbagai paket pembelian
- ✅ Pengiriman cepat ke seluruh Indonesia
- ✅ Tim ahli siap memberikan konsultasi teknis gratis
- ✅ Layanan purna jual profesional dan responsif
FAQ – Pertanyaan Umum
Berapa lama shelf life Antibiotic Assay Medium No. 4?
Media ini umumnya memiliki daya simpan 12-24 bulan apabila disimpan pada suhu 2-8°C atau suhu ruang yang sejuk dan kering. Selalu periksa tanggal produksi pada kemasan.
Apakah media ini sudah steril?
Ya, Antibiotic Assay Medium No. 4 yang kami jual telah melalui proses sterilisasi autoklave dan dikemas dalam kondisi aseptik untuk memastikan kualitas dan keamanan penggunaan.
Dapatkah media ini digunakan untuk pengujian antibiotik selain penisilin?
Media ini dirancang khusus untuk penisilin, namun dapat disesuaikan untuk pengujian antibiotik lain dengan modifikasi protokol. Hubungi tim kami untuk rekomendasi media alternatif yang sesuai.
Apakah ada dukungan teknis untuk implementasi pengujian?
Ya, tim ahli PT. Syaf Unica Indonesia siap memberikan panduan teknis, optimasi protokol, dan training penggunaan media untuk laboratorium Anda.
Artikel ini berisi informasi produk Antibiotic Assay Medium No. 4 (Yeast Meat Agar) dari PT. Syaf Unica Indonesia. Untuk detail lengkap spesifikasi dan dokumentasi produk, silakan hubungi customer service kami melalui kontak resmi di atas. Semua spesifikasi dan klaim keunggulan produk sesuai dengan standar BPOM dan referensi internasional yang berlaku.











