Penyebab Urin Berwarna Coklat

Penyebab Urin Berwarna Coklat

Urin dapat memiliki warna yang beragam tergantung pada kondisi seseorang. Berikut ini adalah penyebab urin berwarna coklat.


Proses terbentuknya urin

Urin dapat menyimpan petunjuk penting tentang kesehatan. Produksi urin terjadi ketika ginjal menyaring limbah dan air ekstra dari darah.

Limbah tersebut mengalir ke kandung kemih yang menampung urin sampai siap untuk dikeluarkan di kamar mandi. Kemudian otot kandung kemih berkontraksi, mengirimkan urin keluar melalui tabung atau uretra.

Proses ini penting. Ketika seseorang tidak buang air kecil secara teratur, limbah dan cairan dapat menumpuk ke tingkat yang tidak sehat di tubuh. Setiap hari ginjal menghasilkan hingga 1 hingga 2 liter urin.

Mengapa urin berubah warna?

Urin mendapatkan warnanya. Biasanya urin berwarna kuning. Itu berasal dari pigmen yang disebut urochrome atau urobilin. Urin berwarna lebih terang lebih encer. Sedangkan urin yang lebih gelap mengandung lebih sedikit cairan. Urin yang sangat gelap bisa menjadi tanda bahwa seseorang mengalami dehidrasi.

Jika urin tidak sesuai dengan skema warna ini, jangan panik. Banyak hal yang dapat mengubah warna urin, termasuk makanan yang Anda makan atau obat yang Anda minum. Misalnya, bit dan beri bisa mengubah urin menjadi merah.

Bergantung pada obat yang Anda minum, urin bisa berubah warna menjadi pelangi, dari kuning menjadi merah menjadi biru. Warna tertentu, bagaimanapun, dapat menunjukkan masalah. Rona merah atau merah muda bisa menjadi tanda darah dalam urin. Anda harus menemui dokter jika Anda mencurigai adanya darah atau melihat gumpalan untuk menentukan penyebabnya.

Baca juga: Ketahui tes urin yang dilakukan oleh penderita diabetes

Apa penyebab urin berwarna coklat?

Warna urin yang kecoklatan bisa mengindikasikan sesuatu yang sederhana seperti obat baru. Itu juga bisa jadi merupakan tanda dari kondisi yang lebih serius. Beberapa hal yang kemungkinan bisa menyebabkan  urin menjadi coklat yaitu:

Makanan yang menyebabkan urin berwarna coklat

Beberapa makanan dapat mengubah urin menjadi coklat jika Anda makan cukup banyak. Ini termasuk:

  • Lidah buaya
  • Kacang fava
  • Makanan berwarna
  • Rhubarb

Kondisi yang menyebabkan urin berwarna coklat

Kondisi dan gangguan medis tertentu dapat mengubah warna urin menjadi coklat,  diantaranya yaitu:

  • Pendarahan di saluran kemih
  • Anemia hemolitik, suatu kondisi di mana sel darah merah dihancurkan
  • Gangguan ginjal
  • Gangguan hati, seperti hepatitis atau sirosis
  • Porfiria, merupakan sekelompok kondisi bawaan langka yang memengaruhi hemoglobin
  • Melanoma
  • Infeksi saluran kemih
  • Dehidrasi parah

Obat-obatan yang menyebabkan urin berwarna coklat

Obat-obatan tertentu dapat membuat urin menjadi lebih gelap, diantaranya yaitu

  • Antimalaria seperti klorokuin (Aralen) dan primakuin
  • Obat antibakteri, seperti metronidazole (Flagyl), furazolidone (Furoxone), dan nitrofurantoin (Macrobid)
  • Suplemen zat besi
  • Pencahar yang mengandung cascara atau senna
  • Levodopa, biasanya digunakan untuk mengobati gejala penyakit Parkinson

Cedera otot yang karena olahraga yang intens, cedera, atau bahan kimia bisa menjadi penyebab rhabdomyolysis. 

Hal ini dapat menyebabkan pelepasan zat yang disebut mioglobin, yang mengubah urin menjadi coklat atau merah muda. Jika ini terjadi setelah berolahraga, penting untuk segera mencari perhatian medis.

Apa yang harus dilakukan jika urin berubah menjadi coklat?

Setelah mengetahui penyebab urin berwarna coklat, jika Anda melihat bahwa urin lebih gelap, langkah pertama yang baik adalah minum lebih banyak air untuk menyingkirkan dehidrasi. 

Anda juga perlu mengingat makanan yang dimakan dan obat yang sedang dikonsumsi. Jika ini tidak mengingat penyebabnya, periksa gejala lainnya.

Misalnya, jika urin Anda berwarna coklat tua dan Anda juga melihat kulit dan mata Anda menguning, temui dokter Anda sesegera mungkin. Ini bisa menjadi tanda-tanda masalah hati.

Saat Anda mengunjungi dokter, mereka akan menguji urin Anda untuk mencari masalah kesehatan yang dapat memengaruhi warnanya. Ini termasuk tes untuk melihat apakah ginjal Anda menyaring secara normal dan untuk mencari infeksi saluran kemih.

Dokter Anda mungkin juga melakukan tes darah. Setelah Anda tahu apa yang harus disalahkan atas perubahan warna, Anda dapat berhenti makan makanan yang menyinggung, mengganti obat, atau mengobati kondisi yang terlibat.

Itulah informasi mengenai penyebab urin berwarna coklat. Dapatkan berbagai alat pemeriksaan urin di Syaf Unica Indonesia.

Sumber: 

https://www.healthline.com/health/brown-urine-causes#food

Ketahui Evaluasi Hasil Urinalisis

 

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi