Infus merupakan tindakan medis yang bertujuan untuk memasukkan cairan atau obat ke dalam tubuh secara langsung melalui pembuluh darah. Berikut ini adalah informasi tentang infus dan jenis cairan infus.

https://aido.id/health-articles/
Tentang infus dan tujuan pemberian infus
Infus merupakan perawatan medis dengan cara memberikan cairan atau obat langsung ke dalam tubuh melalui pembuluh darah. Pasien yang mendapatkan perawatan ini biasanya tidak memungkinkan untuk meminum obat lewat mulut (secara oral).
Pemberian infus pada pasien terkandung pada kondisi yang dialami, berikut ini pasien yang biasanya mendapatkan perawatan dengan infus:
- Pasien yang mengalami dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) akibat aktivitas berlebihan atau sakit
- Pengendalian rasa nyeri karena menggunakan obat-obatan tertentu
- Pengobatan dalam kemoterapi
- Pengobatan karena infeksi menggunakan antibiotik
Jenis-jenis cairan infus
Cairan infus yang digunakan dalam perawatan medis pasien ada beragam. Hal ini tergantung pada kondiis pasien, tujuan pemberian infus, ketersediaan cairan, usia, dan juga ukuran tubuh. Secara garis besar, cairan infus terdiri dari kristaloid dan alkaloid.
Cairan infus kristaloid
Kandungan cairan infus kristaloid terdiri dari berbagai senyawa seperti natrium klorida, natrium glukonat, natrium asetat, dan magnesium klorida. Cairan infus ini paling banyak digunakan dan bermanfaat untuk menyeimbangkan pH, mengembalikan keseimbangan elektrolit, menghidrasi tubuh, dan sebagai cairan resusitasi untuk menyelamatkan nyawa. Cairan infus kristaloid jenisnya yaitu:
– Saline
Cairan ini ada yang mengandung 0,9% natrium klorida dan 0.45% natrium klorida yang larut di air. Kandungan 0,9% natrium klorida berguna untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang, sementara yang 0,45% diberikan pada pasien yang mengalami gangguan elektrolit (hypernatremia).
– Ringer laktat
Kandungan cairan ini yaitu natrium klorida, magnesium klorida, kalsium klorida, natrium laktat, dan air. Kegunaan cairan ini untuk mengembalikan keseimbangan elektrolit.
– Dextrose
Kandungan cairan infus ini hanya gula dan biasanya diberikan bersamaan dengan obat lainnya untuk meningkatkan kadar gula pada pasien yang mengalami hipoglikemia (gula darah rendah).
Cairan infus koloid
Cairan infus koloid merupakan cairan yang memiliki berat molekul lebih besar sehingga berada pada pembuluh darah dengan waktu yang lama sebelum menyebar ke seluruh tubuh. Cairan infus ini biasanya diberikan pada pasien dengan sakit kritis, pasien bedah, pasien yang butuh transfusi darah atau pasien yang melakukan terapi penyakit ginjal. Cairan infus koloid jenisnya yaitu:
– Albumin
Cairan ini diberikan pada pasien yang kehilangan banyak darah akibat kecelakaan dan lainnya. Selain itu juga diberikan pada pasien dengan kadar albumin yang rendah.
– Dextran
Cairan koloid ini mengandung polimer glukosa. Biasanya digunakan dalam pemulihan pasien dengan kondisi kehilangan darah setelah operasi, gejala hypovolemia akibat dehidras, dan mencegah tromboemboli setelah operasi.
– Gelatin
Cairan infus ini mengandung protein hewani dan diberikan pada pasien yang kehilangan banyak darah dan juga yang mengalami gejala hypovolemia berangsur membaik.
Itulah informasi tentang infus dan jenis cairan infus. Semoga bermanfaat.
Apabila Anda sedang mencari perlengkapan kesehatan, Anda bisa mengunjungi website Syaf di syaf.co.id. Syaf Unica Indonesia merupakan supplier alat-alat kesehatan terlengkap dan menyediakan produk yang berkualitas.

