Cara Pemakaian Alat Tes Covid-19

By | April 6, 2021| 0 Comments
cara kerja alat tes covid-19

Pemerintah terus berupaya mencegah penyebaran virus corona, salah satunya dengan melakukan rapid test covid. Pemeriksaan ini harapannya bisa memutus rantai penyebaran sehingga pasien yang positif bisa mengisolasi diri.

Saat ini, alat rapid test covid masih didatangkan pemerintah dari luar negeri. Jumlahnya yang terbatas, hanya boleh digunakan pada orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pemantauan (PDP) dan tenaga medis.

  1. Tentang Rapid Tes Covid:

Pengertian

Rapid tes covid adalah metode awal mendeteksi virus corona dalam tubuh. Pengecekannya dilakukan dengan mengambil sampel darah pasien dan melihat adakah antibodi lgM dan lgG.

Adapun, lgM dan lgG adalah antibodi yang diproduksi saat tubuh terpapar virus corona. Sehingga ketika hasil tes menunjukkan positif pasien harus melakukan pemeriksaan lanjutan seperti tes PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk swab cairan di saluran pernapasan.

Tes PCR harus dilakukan guna memastikan betul pasien terinfeksi virus corona atau bukan. Sebab, bisa jadi antibodi lgM dan lgG pada tubuh muncul terhadap virus lain dalam tubuh.

Cara Kerja

Untuk pengecekannya, petugas medis akan mengambil darah pada ujung jari pasien. Kemudian, darah akan diteteskan ke dalam alat rapid tes bersama cairan penanda antibodi.

Hasil rapid tes memakan waktu antara 10-15 menit. Ada tiga keterangan pada alat, yakni C, lgG, dan lgM. Bila pasien positif, akan muncul garis pada keterangan C dan lgG atau lgM. Sedangkan garis yang muncul pada keterang C artinya pasien negatif.

Setelah mengetahui hasil tes, pasien positif harus melakukan swab dan isolasi mandiri selama 14 hari. Begitu pula dengan pasien negatif juga harus melakukan isolasi di rumah selama 14 hari.

Pemeriksaan ini harus dilakukan kembali pada pasien negatif dalam rentang waktu 7-10 hari setelah rapid tes pertama. Pasalnya, pembentukan antibodi lgG dan lgM memerlukan waktu hingga beberapa minggu setelah tubuh terpapar virus corona.

  1. Tentang Tes antigen atau rapid test

Pengertian

Untuk jenis test ini sering disebut juga dengan rapid test, karena hasil uji tes nya bisa didapatkan dalam hitungan menit saja. Sedangkan untuk biaya yang dibutuhkan juga lebih murah. Namun sayangnya, hasil tingkat akurasi utuk mendeteksi infeksi covid-19 sangat rendah sehingga jenis test ini tidak direkomendasikan untuk mendeteksi Covid-19. Rapid test ini juga bisa dilakukan di mana saja, tanpa perlu adanya analisis laboratorium.

Cara Kerja

Lebih lanjut dengan adanya tes Rapid Antigen yang ada, hal ini menjadi perhatian bagi masyarakat yang ingin melakukan tes COVID-19 tersebut. Dalam hal ini, bagaimana cara tes Rapid Antigen itu sendiri? Berikut beberapa cara dari tes Rapid Antigen.

Mengambil Sampel Usap Dari Hidung

Langkah pertama dalam pemeriksaan tes Rapid Antigen adalah dengan mengambil sampel usap dari hidung. Dokter akan mengambil sampel usap dari kedua lubang hidung lewat sebuah alat Flocked Swabs yang akan mengambil sampel tersebut.

Sampel Ditaruh di Kaset

Setelah dokter mendapatkan sampel pasien dari usapan hidung tersebut, selanjutnya adalah dengan menaruh sampel yang didapat tersebut di sebuah alat kaset. Dalam hal ini, unit medis akan melakukan pengecekan lebih lanjut dari hasil yang didapatkan itu.

Mendapatkan Hasilnya Dengan Cepat

Setelah menunggu, pasien bisa mendapatkan hasil dari yang telah dilakukan sebelumnya bersama dengan dokter maupun tenaga medis yang ada. Untuk hasil yang ada, tes Rapid Antigen bisa mendapatkan hasil yang cukup cepat. Cukup sekitar beberapa menit saja, pasien bisa mendapatkan hasil setelah test yang dilakukan tersebut.

Leave a Comment

Your email address will not be published.