Cara Mengatasi keputihan

By | April 8, 2021| 0 Comments

Jangan Panik Keputihan Melandamu, Simak  Cara Mengatasi Keputihan Ini!

 

 

Sumber Gambar : https://pontianak.tribunnews.com/

Dunia tidak berakhir hanya karena kamu mengalami keputihan. Keputihan memang sangat tidak nyaman. Apalagi jika datangnya ketika hari kamu sedang sibuk dan banyak aktivitas. Keputihan membuat dirimu tidak percaya diri apalagi jika sampai berbau.

Tapi jangan panik dulu ketika keputihan datang. Ada banyak cara mengatasi keputihan yang bisa kamu terapkan di rumah. Mulai dari bahan alami hingga obat-obatan yang akan mengurangi keputihan yang mengganggu.

Sebelumnya, simak dulu soal fakta keputihan yang harus kamu tahu ya!

Fakta Keputihan

Dalam kesehatan, keputihan sebenarnya merupakan kondisi tubuh yang normal dialami oleh wanita. Sebab, dalam dinding vagina dan leher rahim memiliki kelenjar yang selalu memproduksi cairan. Fungsinya cukup berguna bagi tubuh. Yaitu, sebagai bentuk pertahanan tubuh dalam menjaga kesehatan organ reproduksi yang dimiliki wanita.

Cara mengatasi keputihan cukup beragam. Tapi sebelum berpikir tentang caranya, saat kamu mengalami keputihan berwarna putih seperti susu ataupun tidak berbau dan jernih maka, itu aman-aman saja. Tak perlu berlebihan mengatasinya. Jika mulai berwarna hijau, berbau dan terasa gatal maka itu patut diwaspadai dan ditangani secara benar.

Cara Mengatasi Keputihan

Cara Mengatasi Keputihan di Rumah

  1. Jaga kebersihan organ kewanitaan kamu dengan rajin membersihkan dan membiarkannya tetap kering. Gunakan tisu khusus untuk area kewanitaan. Agar bakteri baik tidak ikut tersapu.
  2. Jangan pernah menggunakan sabun atau parfum khusus di area organ kewanitaan. Hal ini akan merusak PH alami organ kewanitaan.
  3. Basuhlah vagina dengan gerakan depan ke belakang, agar bakteri dari anus tidak mudah masuk.
  4. Usahakan untuk menggunakan celana dalam berbahan katun yang menyerap keringat. Sehingga area kewanitaan tetap kering dan tidak lembab.
  5. Kompres dengan air es untuk meredakan gatal pada vagina.
  6. Usahakan untuk tidak memakai pantyliner. Pantylinerjustru akan membuat area kewanitaan makin lembab. Jika terpaksa menggunakannya, jangan menggunakan yang mengandung pewangi. Selain itu, jangan menggunakan lebih dari 4 hari.
  7. Jika gejala gatal hingga disertai bengkak tak juga berkurang, maka, cobalah untuk berendam dengan air hangat yang diberi esensial oil tea three oil.
  8. Jangan dulu berhubungan seksual dengan pasangan karena hal ini akan menyebabkan kadar cairan keputihan akan makin meningkat.

Cara Mengatasi Keputihan dengan Obat Tradisional

Daun Sirih

Kandungan antibiotik alami dalam daun sirih dipercaya turun temurun oleh nenek moyang sebagai obat herbal untuk mengatasi keputihan. Meski belum ditelisik lebih jauh, beberapa orang yang melakukan pengobatan tradisional dengan daun sirih mengatakan bahwa rebusan daun sirih cukup ampuh sebagai cara mengatasi keputihan.

Ada yang menjadikan rebusan daun sirih sebagai jamu untuk diminum, ada pula yang menjadikan rebusan daun sirih untuk diminum. Kamu bisa melakukan keduanya jika menginginkan hasil yang lebih cepat.

 

Kunyit

 

Sumber Gambar : https://www.klikdokter.com/

Selain daun sirih, kandungan antibiotik alami juga dimiliki kunyit. Meski belum ditelisik lebih lanjut, kunyit terbukti mampu mengatasi infeksi atau inflamasi. Kurkumin pada kunyit dapat membunuh juga menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans dan bakteri yang dapat mengakibatkan infeksi pada vagina serta menjadikan keputihan.

Caranya sederhana. Kunyit hanya harus diparut dan diperas airnya lalu diminum secara rutin setiap hari. Jika tidak kuat dengan rasa getirnya, kamu bisa menambahkan madu sebagai cara mengatasi keputihan membandel.

 

Yoghurt

Karena memiliki kandungan bakteri baik, yoghurt dipercaya dapat mengobati keputihan. Cara mengatasi keputihan ini relatif lebih aman untuk wanita yang sudah mengalami menopause atau sedang hamil.

Bakteri baik yang dikandung dalam yoghurt akan membantu kamu mengusir bakteri jahat penyebab keputihan yang mengganggu.

Cuka Apel

Cuka apel cukup populer digunakan untuk menghilangkan keputihan yang disertai gatal berlebih yang disebabkan infeksi jamur. Namun, hati-hati dalam penggunaannya. Cuka apel harus digunakan dengan kadar yang tepat agar tak merusak PH dan bakteri baik pada organ kewanitaan.

Cara mengatasi keputihan dengan cuka apel cukup mudah. Gunakan tak lebih setengah gelas cuka apel ke dalam bath tub atau jika tidak punya, kamu bisa menggunakan bak mandi berbahan plastik untuk berendam. Gunakan air hangat agar gatal pada area kewanitaanmu mereda. Berendam selama 20 menit.

 

Cara ini cukup manjur digunakan oleh beberapa wanita yang menderita keputihan disertai gatal dan bengkak. Gunakan cara mengatasi keputihan ini tidak lebih dari 20 menit untuk menjaga bakteri baik tetap berkembang di dalam vagina.

 

Cara Mengatasi Keputihan dengan Obat dari Penyebabnya

 

Sumber gambar: https://health.detik.com/

Membeli obat yang dijual bebas di apotek merupakan salah satu cara mengatasi keputihan. Namun, kamu juga harus tahu bagaimana memilih obat yang sesuai dengan keputihan yang kamu alami. Kenali dulu penyebab keputihanmu, baru tentukan obatnya.

Vaginosis bakteri

Jika kamu merasakan panas terbakar disertai dengan nyeri dan bengkak di sekitar organ kewanitaanmu, maka bisa diartikan kamu mengalami keputihan yang diakibatkan oleh vaginosis bakteri. Warnanya putih atau kuning dan juga disertai dengan bau amis.

Obat yang bisa kamu beli di apotek sebagai cara mengatasi keputihan adalah antibioatik metronidazole tablet (oral) atau berbentuk gel. Kamu juga membeli krim oles clindamycin untuk dioles tipis pada area kewanitaanmu.

Infeksi jamur

Berbeda dengan vaginosis bakteri, keputihan ini diketahui dengan cairan kental seperti keju disertai dengan rasa gatal yang sangat. Jika kamu menderita keputihan jenis ini, kebanyakan orang akan mengalami rasa nyeri ketika berhubungan seksual.

Ini merupakan keputihan karena infeksi jamur candida. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan krim anti jamur maupun obat supositoria, seperti miconazole, clotrimazole, butoconazole, atau tioconazole.

Penyakit menular seksual

Cara mengatasi keputihan karena penyakit menular seksual tentu berbeda penanganannya. Kamu bisa melakukan pengecekan. Jika keputihan kamu berwarna keabu-abuan, disertai busa dan berbau busuk, maka bisa jadi kamu terkena trikomoniasis atau gonore

Jangan panik, kamu bisa membeli obat dengan kandungan metronidazole atau tinidazole tablet di apotek. Namun, akan lebih baik jika kamu memeriksakan diri ke dokter dengan gejala yang kamu alami ini.

Menopause

Saat memasuki masa menopause, kamu juga bisa mengalami keputihan yang disebabkan oleh atrofi vagina.

Cara mengatasi keputihan ini tidak boleh membeli  bebas di apotek. Kamu harus memeriksakan diri ke dokter. Biasanya dokter akan membuatkan resep krim atau pil yang banyak mengandung hormon estrogen.

 

Tak perlu panik ketika mengalami keputihan. Cara mengatasi keputihan cukup beragam. Kamu bisa memilih salah satunya sebagai alternatif menyembuhkan keputihan yang kamu alami.

Namun, jangan lupa untuk memastikan dulu penyebab keputihan yang kamu alami sebelum memutuskan cara mengatasi keputihan yang tepat untuk keluhan yang kamu alami. Kalau perlu, periksakan dirimu ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.