OnSite HIV 1/2 Ab Plus Combo Rapid Test adalah alat uji diagnostik cepat (rapid test) berkualitas tinggi berbasis imunokromatografi yang dirancang untuk mendeteksi secara kualitatif dan diferensial antibodi terhadap Human Immunodeficiency Virus tipe 1 (HIV-1 termasuk kelompok O) dan tipe 2 (HIV-2), serta antigen HIV-1 p24 secara simultan di dalam serum, plasma, atau darah utuh (whole blood) manusia.
Alat skrining generasi lanjut ini sangat ideal digunakan dalam laboratorium klinik, fasilitas pelayanan kesehatan, pusat VCT (Voluntary Counseling and Testing), maupun program skrining medis profesional untuk deteksi dini infeksi HIV.
Parameter & Target Deteksi
Antibodi HIV-1/HIV-2: Mendeteksi antibodi spesifik terhadap virus HIV-1 dan HIV-2.
Antigen HIV-1 p24: Mendeteksi protein kapsid virus (antigen p24), yang memungkinkan deteksi dini infeksi akut bahkan sebelum tubuh memproduksi antibodi secara penuh (window period yang lebih singkat).
Spesifikasi & Keunggulan Produk
Metode Pengujian: Imunokromatografi aliran lateral (lateral flow chromatographic immunoassay).
Sampel Pengujian: Serum, plasma, atau darah utuh (venipuncture maupun fingerstick).
Waktu Pembacaan: Hasil uji dapat dibaca dengan jelas dalam rentang waktu 15 hingga 20 menit.
Deteksi Dini (Combo): Menggabungkan deteksi antigen p24 dan antibodi sekaligus, memperpendek masa jendela (window period) infeksi HIV.
Tingkat Akurasi: Memiliki sensitivitas dan spesifisitas klinis yang tinggi sesuai standar diagnostik profesional internasional.
Cara Penggunaan Singkat
Persiapan Sampel: Ambil sampel pasien (darah utuh, serum, atau plasma) sesuai prosedur medis standar menggunakan pipet atau perangkat pengambilan sampel yang disediakan.
Proses Pengujian: Teteskan sampel ke dalam lubang sampel (sample well) pada perangkat kaset, diikuti dengan penambahan cairan pelarut/pengencer (buffer) sesuai petunjuk pabrik.
Waktu Inkubasi: Biarkan proses reaksi berjalan pada suhu ruangan selama 15 hingga 20 menit. (Jangan membaca hasil setelah lebih dari 20 menit).
Interpretasi Hasil:
Negatif: Hanya terbentuk satu garis kontrol pada area C dan tidak ada garis pada area uji.
Positif: Terbentuk garis kontrol pada area C disertai munculnya garis pada area uji (baik garis untuk antibodi HIV-1/2 maupun antigen p24).
Invalid: Jika garis kontrol pada area C sama sekali tidak muncul, pengujian dianggap tidak valid dan wajib diulang menggunakan alat yang baru.











Ulasan
Belum ada ulasan.