BERIGHT MDMA Rapid Test Cassette (Urine) adalah alat uji cepat (rapid test) berbentuk kaset tunggal yang dirancang secara khusus untuk mendeteksi secara kualitatif keberadaan zat 3,4-Methylenedioxymethamphetamine (MDMA) di dalam sampel urine manusia berdasarkan nilai ambang batas (cut-off) tertentu.
Alat skrining ini umum digunakan dalam bidang medis, laboratorium klinik, pusat rehabilitasi, instansi kesehatan, maupun proses penegakan hukum untuk mendeteksi penyalahgunaan obat atau zat sintetik terlarang.
Parameter & Target Deteksi
MDMA (Ecstasy / Molly): Mendeteksi keberadaan MDMA beserta senyawa analog terkaitnya (seperti MDA atau MDEA) yang merupakan zat psikoaktif sintetik dan populer dikenal sebagai ekstasi atau molly.
Spesifikasi & Keunggulan Produk
Metode Pengujian: Imunokromatografi kompetitif berbasis kaset strip (chromatographic immunoassay).
Sampel Pengujian: Urine segar manusia.
Waktu Pembacaan: Hasil uji dapat dibaca secara visual dengan cepat, umumnya dalam rentang waktu 3 hingga 5 menit.
Spesifik & Terarah: Fokus pada satu parameter tunggal (MDMA), sehingga sangat ideal untuk kebutuhan tes spesifik tanpa harus menggunakan panel multi-narkotika.
Tingkat Akurasi: Memiliki tingkat sensitivitas dan spesifisitas tinggi sesuai standar perangkat diagnostik cepat untuk penggunaan profesional maupun skrining awal.
Cara Penggunaan Singkat
Persiapan Sampel: Tampung sampel urine subjek ke dalam wadah penampung yang bersih, kering, dan bebas kontaminasi.
Proses Pengujian: Ambil sampel urine menggunakan pipet tetes yang disertakan dalam kemasan, lalu teteskan sejumlah tetesan yang dianjurkan (umumnya 2–3 tetes) ke dalam lubang sampel (sample well) pada kaset. (Catatan: Pada beberapa model kaset, pengujian dapat dilakukan dengan mencelupkan ujung kaset secara vertikal ke dalam urine hingga batas garis maksimal / max line).
Waktu Inkubasi: Letakkan kaset di atas permukaan datar yang bersih, lalu tunggu selama 3–5 menit hingga garis warna mulai muncul.
Interpretasi Hasil:
Negatif: Terbentuk dua garis merah (pada area kontrol C dan area uji T).
Positif: Hanya terbentuk satu garis merah pada area kontrol C dan tidak muncul garis pada area uji T.
Invalid: Jika garis merah pada area kontrol C sama sekali tidak muncul, pengujian dianggap tidak valid dan harus diulang menggunakan alat baru.












Ulasan
Belum ada ulasan.