Artikel ini akan membahas tentang cara perawatan dan kalibrasi OxyCycler C42 secara tepat. Simak artikel ini sampai selesai.
Penelitian kultur sel yang melibatkan hipoksia dinamis membutuhkan alat kontrol gas yang akurat dan stabil. Salah satu perangkat terbaik untuk kebutuhan ini adalah OxyCycler C42. Alat ini mengatur konsentrasi oksigen dan karbon dioksida secara real-time, mendukung eksperimen yang menuntut presisi tinggi. Namun, agar performa tetap optimal, perawatan rutin dan kalibrasi berkala sangat penting. Dengan prosedur yang tepat, perangkat ini akan berfungsi maksimal dalam jangka panjang dan menghasilkan data yang andal.
PERAWATAN RUTIN OXYCYCLER C42
Merawat OxyCycler C42 secara berkala akan memperpanjang usia alat serta menjaga akurasi sistemnya. Beberapa langkah perawatan yang sebaiknya Anda lakukan meliputi:
- Bersihkan bagian luar perangkat menggunakan kain lembut dan alkohol 70% untuk menghindari penumpukan debu.
- Periksa sambungan gas secara rutin untuk memastikan tidak ada kebocoran pada selang dan konektor.
- Ganti filter udara sesuai jadwal atau ketika indikator menunjukkan saturasi.
- Pastikan saluran ventilasi tidak tertutup, agar pendinginan sistem berjalan lancar.
- Matikan alat dengan prosedur yang benar setelah selesai digunakan untuk mencegah kerusakan sistem internal.
Baca juga: Kegunaan Small Fluorescence Live-Cell Imager
KALIBRASI OXYCYCLER C42
Agar hasil eksperimen tetap valid dan konsisten, kalibrasi gas perlu dilakukan secara berkala. Berikut panduan umum yang bisa diikuti:
- Gunakan gas kalibrasi standar (biasanya 1% O₂ dan 5% CO₂ dalam N₂) dari penyedia terpercaya.
- Hubungkan gas kalibrasi ke port inlet menggunakan regulator dan selang yang bersih.
- Masuk ke menu kalibrasi pada panel kontrol OxyCycler C42 dan pilih parameter yang akan dikalibrasi.
- Biarkan gas mengalir hingga pembacaan stabil, lalu konfirmasi nilai sesuai gas standar.
- Simpan pengaturan setelah kalibrasi selesai dan catat tanggalnya dalam log perawatan.
OxyCycler C42 merupakan perangkat andal untuk mengontrol kondisi hipoksia dan CO₂ dalam kultur sel. Meski canggih, alat ini tetap memerlukan perawatan dan kalibrasi berkala agar tetap berfungsi optimal. Dengan langkah sederhana namun konsisten, laboratorium dapat menjaga keakuratan sistem dan memaksimalkan hasil penelitian. Maka dari itu, rawat dan kalibrasi OxyCycler C42 secara rutin untuk mendukung kinerja eksperimental yang presisi dan terpercaya.
Sumber:
Cell-Research-Literature_OxyCycler-C42.pdf (biospherix.com)

