Pelajari cara perawatan dan kalibrasi Hot Air Sterilizer Drying Oven agar tetap berfungsi optimal dalam proses sterilisasi.
Hot Air Sterilizer Drying Oven adalah perangkat penting dalam dunia medis, farmasi, dan laboratorium. Alat ini menggunakan panas kering untuk mensterilkan alat-alat yang tahan suhu tinggi, seperti instrumen logam dan kaca. Agar hasil sterilisasi tetap efektif dan aman, perawatan rutin serta kalibrasi berkala sangat diperlukan.
PERAWATAN HOT AIR STERILIZER DRYING OVEN
Perawatan rutin sangat penting untuk memastikan performa alat tetap optimal dan mencegah kerusakan dini. Berikut beberapa langkah perawatan yang direkomendasikan:
Pembersihan Rutin
- Bersihkan bagian dalam oven secara berkala menggunakan kain lembut dan alkohol 70% setelah oven benar-benar dingin.
- Hindari penggunaan bahan kimia abrasif yang dapat merusak lapisan interior stainless steel.
- Pastikan rak steril tetap kering dan bebas dari sisa bahan organik atau instrumen yang berkarat.
Pemeriksaan Komponen
- Periksa elemen pemanas secara visual dari kerusakan atau perubahan warna mencolok.
- Pastikan kipas sirkulasi udara (jika ada) berfungsi normal dan tidak terhambat debu.
- Cek karet seal pada pintu oven untuk memastikan tidak ada kebocoran udara panas.
Pengujian Fungsi Elektronik
- Uji panel kontrol suhu dan timer secara berkala untuk memastikan akurasi pembacaan dan respon.
- Pastikan sistem pengaman suhu (thermal cut-off) berfungsi dan dapat mencegah overheating.
Penggunaan Sesuai Kapasitas
- Jangan melebihi kapasitas muatan alat karena dapat mengganggu distribusi panas yang merata.
- Gunakan hanya alat/instrumen yang kompatibel dengan suhu tinggi dan metode sterilisasi panas kering.
Baca juga: Kegunaan Aquilion Serve
KALIBRASI HOT AIR STERILIZER DRYING OVEN
Kalibrasi adalah proses penting untuk menjamin bahwa suhu yang ditampilkan pada alat benar-benar sesuai dengan suhu aktual di dalam ruang oven. Inakurasi suhu dapat menyebabkan proses sterilisasi gagal.
Tujuan Kalibrasi
- Memastikan pembacaan suhu dan waktu sterilisasi tetap akurat.
- Menjaga suhu agar sesuai standar.
- Memastikan alat memenuhi standar kualitas laboratorium atau medis (misalnya ISO 13485, ISO 17025, atau standar rumah sakit).
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
- Thermocouple atau thermometer digital dengan sertifikasi kalibrasi.
- Data logger suhu untuk merekam data.
- Stopwatch atau timer terkalibrasi.
- Formulir atau software pencatatan hasil kalibrasi.
Langkah Kalibrasi
Persiapan Alat
- Oven harus bersih.
- Letakkan sensor suhu pada beberapa titik (tengah, sudut atas, dan bawah) di dalam ruang oven.
Pemanasan Oven
Atur suhu oven ke titik referensi yang diinginkan, misalnya 160°C.
Pencatatan Data
- Setelah suhu stabil, catat suhu dari alat uji dan bandingkan dengan tampilan oven.
- Ulangi untuk suhu lain seperti 170°C atau 180°C untuk validasi multilevel.
Evaluasi dan Penyesuaian
Jika terdapat perbedaan signifikan (melebihi toleransi ±2°C), lakukan penyesuaian atau perbaikan teknis oleh teknisi berkompeten.
Dokumentasi
Simpan laporan kalibrasi untuk kebutuhan audit, sertifikasi, dan pemantauan performa alat.
Frekuensi Kalibrasi
- Direkomendasikan setiap 6 bulan hingga 1 tahun, tergantung frekuensi penggunaan dan kebijakan mutu laboratorium.
- Segera lakukan kalibrasi ulang jika terdapat indikasi kesalahan suhu atau hasil sterilisasi tidak efektif.
Hot Air Sterilizer Drying Oven adalah alat vital untuk menjamin kebersihan dan keamanan alat medis serta laboratorium. Namun, agar alat ini tetap andal dan akurat, perawatan rutin dan kalibrasi berkala tidak boleh diabaikan. Dengan melakukan dua hal tersebut secara disiplin, Anda tidak hanya memperpanjang usia pakai alat, tetapi juga memastikan hasil sterilisasi tetap sesuai standar internasional.
Itulah pembahasan tentang cara perawatan dan kalibrasi Hot Air Sterilizer Drying Oven. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Sumber:
Hot Air Oven: Principle, Parts, Types, Uses, Examples (microbenotes.com)

