Artikel ini akan membahas tentang Fitur Oxygen Transmission Rate Test System, manfaat, dan aplikasinya. Simak artikel ini sampai selesai.
Dalam industri pengemasan, oksigen merupakan salah satu gas yang paling berpotensi merusak kualitas produk. Kontaminasi oksigen dapat mempercepat proses oksidasi, menurunkan mutu, dan mempersingkat umur simpan produk. Dalam industri ini penting dilakukan pengujian laju transmisi oksigen (Oxygen Transmission Rate / OTR) pada material kemasan.
Untuk memastikan bahwa bahan kemasan memiliki ketahanan yang memadai terhadap penetrasi oksigen, produsen menggunakan alat khusus bernama Oxygen Transmission Rate Test System. Alat ini dirancang untuk mengukur jumlah oksigen yang dapat melewati lapisan material dalam periode tertentu.
FITUR OXYGEN TRANSMISSION RATE TEST SYSTEM
Beberapa fitur utama dari OTR Test System antara lain:
Sensor Oksigen Presisi Tinggi
Menggunakan sensor coulometric atau sensor zirconia yang sangat sensitif terhadap oksigen.
Dukungan Multi-Mode (Coulometric & Manometric)
Dapat menguji berbagai jenis bahan termasuk film plastik, foil, hingga kemasan berlapis.
Sistem Kontrol Suhu & Kelembapan
Agar hasil tetap konsisten dan sesuai standar lingkungan pengujian dapat dikontrol dengan alat ini.
Antarmuka Digital Modern
Dilengkapi layar sentuh LCD dan perangkat lunak untuk pemantauan data secara real-time.
Konektivitas Lengkap
Tersedia port USB, RS-232, atau Ethernet untuk ekspor dan integrasi data.
Baca juga: Cara Menggunakan Digital Torque Tester
MANFAAT PENGGUNAAN OXYGEN TRANSMISSION RATE TEST SYSTEM
Menggunakan OTR Test System memberikan berbagai manfaat strategis, di antaranya:
Menjamin Stabilitas Produk dalam Kemasan
Dengan mengetahui seberapa besar oksigen masuk ke dalam kemasan, produsen dapat memprediksi masa simpan produk secara akurat.
Mendukung Pengembangan Material Kemasan Baru
Membantu tim R&D memilih bahan terbaik untuk produk yang membutuhkan proteksi tinggi terhadap oksigen.
Menghindari Oksidasi dan Kerusakan Produk
Terutama untuk makanan, suplemen, dan produk farmasi yang sensitif terhadap oksigen.
Mendukung Kepatuhan terhadap Standar Internasional
Sesuai dengan standar pengujian seperti ASTM D3985, ISO 15105-2, dan lainnya.
Efisiensi Biaya Produksi
Menghindari kerugian akibat kerusakan produk selama distribusi dan penyimpanan.
SPESIFIKASI TEKNIS UMUM (CONTOH)
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Rentang Pengukuran OTR | 0.01 – 1000 cc/m²·24h |
| Sensor | Coulometric / Zirconia |
| Rentang Suhu | 15 – 50°C |
| Rentang RH (Kelembapan) | 0% – 90% RH |
| Akurasi Pengukuran | ±1% dari nilai terukur |
| Area Uji | 50 cm² (opsional dapat disesuaikan) |
| Interface | Touchscreen, USB, RS-232, Ethernet |
| Kompatibilitas Software | Windows-based analysis & report generator |
| Standar Uji | ASTM D3985, ISO 15105-2, JIS K7126, GB/T 19789 |
Oxygen Transmission Rate Test System adalah perangkat penting untuk menjamin ketahanan kemasan terhadap oksigen. Dengan alat ini, industri makanan, farmasi, dan elektronik dapat memastikan kualitas, masa simpan, dan keamanan produk tetap terjaga. Teknologi canggih dan fitur presisi tinggi membuat OTR Test System menjadi investasi terbaik untuk laboratorium pengujian material kemasan masa kini.
Sumber:
Labthink C206H Oxygen Transmission Rate Test System Supplier | Gaia Science Malaysia

