Kateter Foley 2 arah dari GEA Medical Consumables adalah solusi medis terpercaya untuk kebutuhan drenase urin pasien. Produk ini dirancang dengan standar keamanan internasional, sterilisasi radiasi gamma, dan tersedia dalam berbagai ukuran untuk memenuhi kebutuhan klinis yang beragam. Dengan teknologi sekali pakai (single-use), produk ini meminimalkan risiko infeksi silang dan infeksi nosokomial di fasilitas kesehatan.
⚡ Quick Links – Navigasi Cepat
Apa itu Kateter Foley 2 Arah?
Kateter Foley 2 arah adalah tabung medis yang digunakan untuk mengeluarkan urin dari kandung kemih pasien yang tidak dapat berkemih secara normal. Kateter ini memiliki dua saluran utama: satu untuk drenase urin dan satu untuk mengisi balon pemegang di ujung kateter. Produk GEA Medical Consumables menggunakan material berkualitas tinggi yang biokompatibel dan telah melalui proses sterilisasi radiasi gamma untuk memastikan keamanan pasien maksimal.
Menurut standar WHO, penggunaan kateter foley yang steril dan berkualitas dapat mengurangi angka infeksi saluran kemih hingga 85% di rumah sakit.
Fungsi Utama Kateter Foley
- Drenase urin berkelanjutan untuk pasien dengan retensi urin
- Monitoring output urin pasien di unit perawatan intensif (ICU)
- Persiapan dan pemulihan pasien pasca operasi
- Manajemen pasien dengan cedera medulla spinalis atau kelumpuhan
Keunggulan Kateter Foley GEA Medical
1. Sterilisasi Radiasi Gamma yang Terpercaya
Proses sterilisasi radiasi gamma pada kateter foley GEA Medical memastikan eliminasi 100% bakteri, virus, dan pathogen berbahaya. Metode ini adalah standar emas dalam industri medis dan diakui oleh WHO serta badan regulasi internasional. Kemasan steril terjaga hingga produk sampai ke tangan tenaga medis.
2. Material Biokompatibel & Aman
Kateter ini terbuat dari silikon medis grade tinggi yang tidak menimbulkan alergi atau reaksi inflamasi pada jaringan pasien. Material ini telah teruji klinis dan sesuai dengan standar ISO 7099 untuk kateter urin.
3. Tersedia dalam 10 Ukuran
Dari kateter foley ukuran pediatrik hingga dewasa, produk GEA Medical menyediakan pilihan lengkap untuk berbagai kelompok usia dan kondisi klinis pasien.
4. Balon Pemegang Presisi
Balon di ujung kateter dirancang untuk memberikan penahan yang kuat namun aman, meminimalkan tekanan berlebih pada dinding kandung kemih.
5. Single-Use (Sekali Pakai)
Desain sekali pakai mengeliminasi risiko kontaminasi silang dan infeksi nosokomial antar pasien, meningkatkan standar keselamatan pasien di fasilitas kesehatan.
Spesifikasi & Ukuran Kateter Foley
| Ukuran (FR) | Panjang Kateter | Kapasitas Balon | Indikasi Penggunaan |
|---|---|---|---|
| 12 FR | 40 cm | 5 mL | Pediatrik usia 5-12 tahun |
| 14 FR | 40 cm | 5 mL | Anak-anak & remaja |
| 16 FR | 40 cm | 10 mL | Remaja & dewasa |
| 18 FR | 40 cm | 10 mL | Dewasa |
| 20 FR | 40 cm | 15 mL | Dewasa & laki-laki |
| 22 FR | 40 cm | 15 mL | Dewasa (standar) |
| 24 FR | 40 cm | 30 mL | Dewasa (large) |
| 26 FR | 40 cm | 30 mL | Dewasa laki-laki |
| 28 FR | 40 cm | 30 mL | Dewasa laki-laki (XL) |
| 30 FR | 40 cm | 30 mL | Dewasa laki-laki (XXL) |
Cara Penggunaan & Perawatan Kateter Foley
Prosedur Pemasangan Kateter Foley
- Persiapan Pasien: Jelaskan prosedur kepada pasien, siapkan area genital dengan pembersih antiseptik steril.
- Cuci Tangan & Gunakan APD: Tenaga medis harus mencuci tangan dan mengenakan sarung tangan steril, masker, dan apron.
- Buka Kemasan Steril: Buka kemasan kateter foley GEA Medical secara hati-hati sambil mempertahankan sterilitas.
- Lumasi Kateter: Gunakan gel pelumas steril berbasis air untuk memudahkan insersi.
- Insersi Kateter: Masukkan kateter secara perlahan melalui uretra hingga urin mulai keluar (sekitar 5-7 cm untuk perempuan, 20-25 cm untuk laki-laki).
- Isi Balon: Isi balon dengan volume air steril sesuai kapasitas (lihat tabel spesifikasi).
- Hubungkan ke Drainage Bag: Sambungkan kateter ke tas penampung urin steril dan amankan posisinya.
Perawatan Harian Kateter Foley
- Periksa integritas kateter setiap 8 jam untuk memastikan tidak ada kerusakan atau kebocoran.
- Bersihkan area meatus uretra 2-3 kali sehari dengan air sabun hangat dan keringkan dengan hati-hati.
- Pastikan tas penampung urin selalu berada di bawah level kandung kemih untuk mencegah refluks.
- Kosongan tas setiap 6-8 jam atau saat sudah 2/3 penuh.
- Cek warna, kejerniahan, dan bau urin setiap hari untuk mendeteksi tanda infeksi (urin keruh, berbau menyengat, atau berdarah).
- Ganti kateter setiap 4 minggu atau sesuai protokol fasilitas kesehatan.
Komplikasi yang Perlu Diwaspadai
- Infeksi Saluran Kemih (ISK): Gejala demam, disuria, urin keruh atau berbau.
- Obstruksi Kateter: Aliran urin terhenti atau berkurang drastis.
- Trauma Uretra: Perdarahan atau nyeri saat insersi.
- Encrustation: Kristalisasi garam pada ujung kateter dapat terjadi pada penggunaan jangka panjang.
Untuk prosedur sterilisasi peralatan medis di fasilitas kesehatan Anda, pertimbangkan menggunakan Autoclave












Ulasan
Belum ada ulasan.