Hostech Medical Ventilator SH 210 adalah sebuah alat yang digunakan untuk membantu pasien yang mengalami kesulitan dalam bernapas.
HOSTECH MEDICAL VENTILATOR SH 210
Ventilator Hostech ini mengatur tekanan dan volume udara yang masuk dan keluar dari paru-paru pasien untuk memperbaiki fungsi pernapasan. Alat ini dirancang untuk digunakan pada pasien yang membutuhkan bantuan pernapasan dalam jangka waktu yang lama, seperti pada pasien yang mengalami kondisi serius seperti pneumonia, sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS), atau pasien dengan gangguan pernapasan kronis seperti asma atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
APA SAJA FUNGSINYA?
Fungsi Hostech Medical Ventilator SH 210 adalah untuk membantu pasien yang mengalami kesulitan bernapas dengan memberikan bantuan pernapasan. Alat ini dapat mengatur tekanan dan volume udara yang masuk dan keluar dari paru-paru pasien untuk memperbaiki fungsi pernapasan. Alat ini digunakan pada pasien yang membutuhkan bantuan pernapasan dalam jangka waktu yang lama, seperti pada pasien yang mengalami kondisi serius seperti pneumonia, sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS), atau pasien dengan gangguan pernapasan kronis seperti asma atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
Selain itu, alat ini juga dapat digunakan selama operasi atau pemulihan pasca operasi pada pasien yang tidak dapat bernapas sendiri. Alat ini dapat membantu pasien untuk bernapas dengan aman dan efektif selama prosedur operasi.
Baca juga: Ketahui tentang Mekanik Ventilator MP 2000
APA SAJA FITUR-FITURNYA?
Berikut adalah beberapa fitur dari Hostech Medical Ventilator SH 210:
- Tampilan layar yang besar dan mudah dibaca.
- Mode ventilasi yang fleksibel yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan pasien. Beberapa mode ventilasi yang tersedia antara lain: volume-kontrol, tekanan-kontrol, SIMV, CPAP, dan APRV.
- Dirancang dengan pengaturan yang mudah dan intuitif. Operator dapat dengan mudah mengatur dan mengubah parameter ventilasi dengan tombol yang jelas dan mudah dioperasikan.
- Alarm suara dan visual untuk memperingatkan operator ketika terjadi perubahan pada kondisi pasien atau pada alat ventilasi itu sendiri.
- Pemantauan tekanan oksigen untuk memastikan pasokan oksigen yang tepat kepada pasien.
- Port USB yang dapat digunakan untuk mengunduh data ventilasi pasien dan memudahkan transfer data ke komputer atau perangkat penyimpanan data lainnya.
- Baterai cadangan yang dapat digunakan ketika listrik mati atau terjadi pemadaman listrik. Baterai ini memberikan keamanan dan kenyamanan tambahan dalam penggunaan alat ventilasi.
BAGAIMANA PRINSIP KERJANYA?
Hostech Medical Ventilator SH 210 adalah alat medis yang digunakan untuk membantu pernapasan pasien yang membutuhkan bantuan, seperti pada kasus gagal napas atau gangguan pernapasan lainnya. Prinsip kerja dari ventilator ini adalah dengan memberikan tekanan udara positif pada saluran napas pasien, sehingga udara bisa masuk ke dalam paru-paru dan membantu oksigenasi darah.
Ventilator SH 210 memiliki beberapa mode ventilasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien, seperti mode CMV, A/C, SIMV, SPONT, dan CPAP. Alat ini juga dilengkapi dengan fitur pengaturan tidal volume, frekuensi napas, tekanan udara, dan oksigen yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Selain itu, ventilator ini juga dilengkapi dengan sistem alarm yang dapat memberikan peringatan jika terjadi kegagalan pada sistem ventilasi atau jika kondisi pasien memburuk.
Baca juga: Mekanik ventilator MTV 1000 dan cara menggunakannya
BAGAIMANA CARA MENGGUNAKANNYA?
Penggunaan Hostech Medical Ventilator SH 210 sebaiknya dilakukan oleh tenaga medis yang terlatih dalam penggunaan ventilator. Berikut adalah langkah-langkah penggunaan ventilator SH 210 secara umum:
- Persiapkan pasien dengan memasang selang endotrakeal atau masker ventilasi pada pasien, kemudian sambungkan dengan ventilator melalui tabung udara.
- Hidupkan ventilator dengan menekan tombol “Power” pada panel kontrol.
- Pilih mode ventilasi yang sesuai dengan kebutuhan pasien, seperti mode CMV, A/C, SIMV, SPONT, atau CPAP. Mode ventilasi dapat dipilih dengan menekan tombol “Mode” pada panel kontrol dan memilih mode yang diinginkan.
- Atur pengaturan ventilasi seperti tidal volume, frekuensi napas, tekanan udara, dan konsentrasi oksigen dengan menekan tombol “Settings” pada panel kontrol dan memilih pengaturan yang sesuai.
- Pastikan aliran udara dan tekanan udara yang dikeluarkan oleh ventilator sudah sesuai dengan pengaturan yang diinginkan. Hal ini dapat dilihat pada layar kontrol.
- Pantau kondisi pasien dan responsnya terhadap penggunaan ventilator secara berkala. Jika terjadi kegagalan ventilasi atau kondisi pasien memburuk, ventilator akan memberikan peringatan dengan sistem alarm yang terdapat pada panel kontrol.
Sumber:
Mengenal Ventilator Beserta Manfaat dan Kekurangannya – Alodokter
Ini Kondisi yang Membuat Pasien Membutuhkan Ventilator (halodoc.com)

