Sebenarnya untuk mengetahui apakah oximeter masih berfungsi atau tidak, cukup mudah dilakukan oleh siapapun. Simak info cara mengetahuinya berikut ini.
MENGETAHUI APAKAH OXIMETER MASIH BERFUNGSI ATAU TIDAK
Biasanya oximeter yang masih berfungsi akan menunjukkan angka sebagai hasil dari pemeriksaannya. Namun, apabila angka tersebut tidak muncul, bisa jadi oximeter tidak berfungsi. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk memeriksa fungsi oximeter:
Periksa Power On dan Tampilan Layar
Langkah pertama yang penting adalah memastikan oximeter dapat dihidupkan dengan baik. Tekan tombol power dan periksa apakah tampilan layar menyala dengan jelas. Jika oximeter tidak dapat dinyalakan atau tampilan layar tidak muncul, ada kemungkinan terdapat masalah pada sirkuit daya atau komponen lainnya yang memerlukan perbaikan.
Uji Sensor dengan Jari yang Sehat
Sensor pada oximeter adalah bagian yang penting untuk mendeteksi tingkat oksigen dan detak jantung. Tempatkan jari yang sehat dengan kuku yang bersih di dalam sensor oximeter. Perhatikan apakah oximeter memberikan pembacaan yang konsisten dan responsif. Jika oximeter tidak memberikan pembacaan atau pembacaannya tidak stabil, sensor mungkin rusak atau perlu dibersihkan.
Bandingkan Pembacaan dengan Oximeter Lain atau Metode Lain
Untuk memastikan akurasi oximeter, bandingkan pembacaannya dengan oximeter lain yang telah terbukti akurat atau metode lain yang dapat mengukur tingkat oksigen dalam darah, seperti pengukuran langsung di laboratorium. Jika oximeter memberikan pembacaan yang signifikan berbeda dari hasil yang diharapkan, ada kemungkinan alat tersebut tidak berfungsi dengan baik dan memerlukan perbaikan atau penggantian.
Baca juga: Cara kalibrasi oximeter yang lama tidak terpakai
Uji Baterai dan Daya Tahan
Oximeter yang rusak atau baterai yang melemah dapat menghasilkan pembacaan yang tidak akurat. Periksa daya baterai pada alat dan pastikan baterai masih memiliki daya yang cukup. Jika oximeter mati dengan cepat atau tidak berfungsi dengan baik meskipun baterai baru, ada kemungkinan ada masalah dengan sirkuit daya atau baterai itu sendiri yang perlu diperbaiki atau diganti.
Periksa Kondisi Fisik dan Fungsi Tombol
Inspeksi visual oximeter secara menyeluruh. Periksa apakah ada kerusakan fisik seperti retak, pecah, atau komponen yang longgar. Selain itu, periksa fungsi tombol oximeter. Jika tombol tidak merespons atau terasa kendur, ada kemungkinan ada kerusakan pada mekanisme tombol yang perlu diperbaiki.
Gunakan Pensil
Saat maraknya covid-19, sempat viral memeriksa fungsi oximeter dengan memasukkan pensil pada oximeter. Jika dimasukkan pensil kedalam oximeter lalu keluar angkanya, dapat dipastikan fungsi oximeter terganggu.
Baca juga: Pentingnya menangani oximeter yang mati
Konsultasikan dengan Teknisi atau Produsen
Jika Anda memiliki keraguan atau kekhawatiran tentang kinerja oximeter, sebaiknya konsultasikan dengan teknisi medis yang berkompeten atau hubungi produsen oximeter. Mereka dapat memberikan nasihat yang tepat dan membantu Anda menentukan apakah oximeter masih berfungsi dengan baik atau memerlukan perbaikan atau penggantian.
Penting untuk menjaga dan merawat oximeter dengan baik untuk memastikan kinerjanya yang optimal. Jika ada kekhawatiran tentang kerusakan atau ketidakberfungsian oximeter, segera ambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaiki atau menggantinya. Oximeter yang akurat sangat penting dalam pemantauan kesehatan.
Sumber:
Oximeter Masih Berfungsi atau Mulai Rusak? Ini Cara Memastikan yang Benar (idrtimes.com)
Bagaimana Cara Mengecek Oximeter Masih Berfungsi atau Tidak? (kompas.com)
Oximeter Masih Berfungsi atau Mulai Rusak? Ini Cara Memastikan yang Benar (detik.com)

