PENGGUNAAN CONSTANT TEMPERATURE INCUBATOR

PENGGUNAAN CONSTANT TEMPERATURE INCUBATOR

Kegunaan constant temperature incubator yaitu untuk menjaga suhu lingkungan tetap konstan pada waktu yang lama.


PENGERTIAN CONSTANT TEMPERATURE INCUBATOR

Constant Temperature Incubator adalah sebuah alat laboratorium yang digunakan untuk menjaga suhu lingkungan agar tetap konstan pada jangka waktu yang lama dengan kondisi tertentu. Biasanya kondisi yang diatur dengan alat ini yaitu kelembapan, suhu udara, cahaya, dan faktor lainnya yang bisa mempengaruhi sampel penelitian. Alat ini biasa digunakan di laboratorium untuk menjaga suhu, penyimpanan sampel, pembiakan mikroorganisme, atau pengamatan biologi.

Penggunaan Constant Temperature Incubator tidak bisa untuk penelitian di sembarang tempat. Artinya alat ini hanya bisa digunakan di laboratorium saja. Beberapa laboratorium yang memakai alat ini yaitu laboratorium kimia, laboratorium farmasi, laboratorium mikrobiologi, dan beberapa laboratorium lainnya. Akan tetapi alat ini paling banyak digunakan di laboratorium mikrobiologi yang digunakan untuk pembiakan mikroorganisme. Hal ini dikarenakan mikroorganisme memiliki sifat yang sangat sensitif. Apabila penelitian mikroorganisme dilakukan di sembarang tempat, maka kemungkinan besar penelitian akan gagal. Tempat paling sesuai untuk penelitian mikrobiologi adalah laboratorium mikrobiologi yang lebih steril dari laboratorium lainnya.

JENIS-JENIS CONSTANT TEMPERATURE INCUBATOR

Ada berbagai macam jenis Constant Temperature Incubator, berikut penjelasannya :

  • Constant Temperature Incubator (CTI)

Ini memiliki kontrol suhu yang tepat dan stabil. CTI ini cocok digunakan untuk berbagai macam kebutuhan di laboratorium.

  • Constant Temperature Incubator Digital

Ini disebut juga dengan CTID. CTID jenis ini memiliki kontrol suhu yang cukup presisi. Selain tu CTID juga dapat digunakan dengan mudah karena bisa diprogram sesuai dengan kebutuhan.

  • Constant Temperature Incubator Microprosesor

Merupakan alat yang memiliki kontrol suhu mikroprosesor. Mikroprosesor merupakan rangkaian perangkat elektronik yang memiliki bentuk kecil atau mini yang berisi kontrol misi yang diperlukan untuk menjalankan sebuah alat melalui pusat komputer digital. Dengan kecanggihannya, CTIM memiliki kontrol suhu yang lebih presisi dibandingkan dengan CTID. Alat ini bisa diprogram untuk mencapai suhu yang diinginkan.

  • Constant Temperature Incubator Roll-in

Sesuai dengan namanya, Constant Temperature Incubator jenis ini memiliki cara kerja dengan sistem roll-in (CTIR). CTIR memiliki suhu yang lebih stabil dan mudah diatur. CTIR merupakan alat incubator yang cocok digunakan untuk aplikasi skala besar.

  • Constant Temperature Incubator Specialist

Constant Temperature Incubator Specialist atau CTIS memiliki kontrol suhu yang presisi dan mudah diatur. CTIS ini cocok digunakan untuk aplikasi khusus.

Produk terkait: Syaf menjual berbagai jenis inkubator

CARA KERJA CONSTANT TEMPERATURE INCUBATOR

Kegunaan Constant Temperature Incubator untuk mempertahankan suhu yang konstan di lingkungan tertutup. Alat ini dapat digunakan dengan memanfaatkan aliran arus listrik. Cara kerja alat ini yaitu dengan memanfaatkan sistem pendingin atau sistem pemanas agar suhu yang ada di dalamnya tetap konstan. Sistem pendingin pada Constant Temperature Incubator menggunakan kompresor untuk menghasilkan suhu yang dingin. Sedangkan pada sistem pemanasnya menggunakan elemen pemanas agar suhu yang dihasilkan panas. 

Alat ini memiliki monitor khusus yaitu sensor suhu yang digunakan untuk mengatur kinerja alat agar suhu tetap konstan. Dengan sensor tersebut, apabila suhu menurun di bawah suhu yang diinginkan sebelumnya, secara otomatis pendingin akan menyala dan meningkatkan suhu di dalam alat sehingga suhu akan kembali seperti semula. Begitu juga apabila suhu naik di atas suhu yang diinginkan sebelumnya, maka sensor akan mendeteksi dan otomatis alat akan menurunkan suhu hingga kembali pada suhu semula seperti yang diinginkan.

FUNGSI CONSTANT TEMPERATURE INCUBATOR

  1. Mempertahankan suhu yang optimal untuk kultur sel.
  2. Mencegah suhu dari berfluktuasi secara signifikan selama proses kultur berlangsung.
  3. Memastikan agar sel yang sedang dilakukan kultur tidak berada pada suhu yang sesuai, artinya suhu tidak terlalu rendah atau terlalu tinggi.
  4. Memastikan bahwa sel yang sedang dilakukan kultur tetap mendapatkan suhu yang konstan.
  5. Memastikan bahwa jumlah oksigen yang ada pada Constant Temperature Incubator selalu stabil.
  6. Memastikan bahwa kelembaban yang tersedia pada Constant Temperature Incubator selalu konstan.
  7. Dapat digunakan untuk inkubasi dengan sampel berupa mikroorganisme.

CARA PENGGUNAAN CONSTANT TEMPERATURE INCUBATOR

Cara penggunaan Constant Temperature Incubator terbilang cukup mudah dan praktis. Berikut cara penggunaan Constant Temperature Incubator :

  1. Hubungkan alat Constant Temperature Incubator pada aliran listrik.
  2. Nyalakan Constant Temperature Incubator.
  3. Tentukan konstan temperature yang diinginkan. Biasanya penentuan ini tergantung pada jenis eksperimen yang akan dilakukan atau jenis organismenya.
  4. Tentukan jumlah udara yang akan diinkubasi. Sama juga seperti  temperatur, jumlah udara ditentukan berdasarkan jenis eksperimen atau organisme yang akan diteliti.
  5. Tunggu beberapa saat sampai alat mencapai temperatur yang diinginkan sehingga bisa konstan pada temperatur tersebut.

Inkubator Laboratorium dan Jenis-jenisnya

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi