
https://www.conviron.com/
Kultur jaringan tanaman merupakan teknologi efektif yang dapat diterapkan pada petani skala kecil maupun operasi perbanyakan tanaman skala besar.
Media tanaman dikumpulkan dari tanaman induk, dan sel-sel atau jaringan ini kemudian ditumbuhkan dan dikalikan menjadi ribuan tanaman yang sangat identik. Berikut ini adalah informasi mengenai peralatan yang digunakan untuk kultur jaringan.
Peralatan yang digunakan untuk kultur jaringan
Aplikasi dan prinsip masing-masing alat dan teknik yang digunakan untuk kultur jaringan tanaman dijelaskan secara singkat berikut ini:
1. pH meter:
Konsentrasi ion hidrogen dari sebagian besar larutan sangat rendah. pH larutan secara ketat didefinisikan sebagai logaritma negatif dari aktivitas ion hidrogen. Namun dalam prakteknya biasanya konsentrasi ion hidrogen yang diambil.
Aplikasi dari pH meter dalam melakukan kultur jaringan adalah sebagai berikut:
- Untuk mengatur pH larutan yang berbeda, persiapan buffer dan media kultur.
- Penentuan pH sel (cell sap) dan secara teknik analisis.
- Untuk memantau pH medium dalam bioreaktor.
2. Autoklaf:
Autoklaf digunakan untuk mensterilkan media, peralatan gelas, dan alat-alat untuk keperluan kultur jaringan tanaman. Ini peralatan yang sama digunakan di rumah sakit untuk mensterilkan pengukur, kapas, peralatan dan linen, dan lainnya.
Sterilisasi bahan dilakukan dengan meningkatkan panas lembab (121 °C) karena peningkatan tekanan di dalam bejana selama 15 menit untuk sterilisasi rutin. Panas lembab membunuh mikroorganisme dan membuat bahan bebas dari mikroba.
3. Ruang pertumbuhan tanaman:
Ruang pertumbuhan tanaman dapat dibangun di ruangan berukuran sesuai atau dapat dibeli sebagai peralatan yang tersedia secara komersial. Anda juga bisa membelinya di Syaf yaitu CU-36L4 Plant Growth Chamber. Isolasi termal dinding meningkatkan efisiensi sistem pendingin.
Pada dasarnya ruang pertumbuhan tanaman memiliki tiga sistem kontrol lingkungan:
- Kontrol siklus intensitas cahaya dan durasi.
- Kontrol dan pengaturan suhu
- Kontrol dan pengaturan kelembaban.
Semua instrumen modern adalah instrumen presisi yang dikontrol secara elektronik dengan sensor dan pengatur waktu canggih untuk mengatur nilai set yang diinginkan.
4. Laminar air flow:
Laminar air flow (LAF) bench adalah meja kerja utama untuk manipulasi aseptik yang berkaitan dengan kultur jaringan tanaman.
Perangkat ini dilengkapi dengan Filter Udara Partikulat Efisiensi Tinggi (HEPA), yang memungkinkan udara lewat tetapi menahan semua partikel dan mikroorganisme. Filter HEPA ini memiliki ukuran pori yang sangat kecil (0,3 m) dengan efisiensi 99,97-99,99%.
Peralatan yang digunakan untuk kultur jaringan yaitu Horizontal Laminar Air Flow 1700 bisa dibeli di Syaf.
5. Mikroskop:
(a) Mikroskop Elektron:
Mikroskop elektron memungkinkan studi rinci organel sub-selular karena daya pisahnya jauh lebih besar daripada mikroskop cahaya. Dalam mikroskop elektron, aliran elektron dibelokkan oleh medan elektrostatik atau elektromagnetik dengan cara yang sama seperti seberkas cahaya dibiaskan oleh lensa.
(b) SEM:
Mikroskop elektron pemindaian (SEM) memberikan tampilan permukaan seluruh struktur spesimen. Biasanya, spesimen dilapisi dengan film tipis logam di bawah vakum.
Dibandingkan dengan pengecoran bayangan, pelapisan lengkap sangat penting karena sinar pemindaian menghasilkan muatan pada bahan biologis yang tidak dilapisi yang menyebabkan distorsi gambar. Alat VersaSCAN-SECM Scanning Electrochemical Microscope bisa dibeli di Syaf.
(c) Mikroskop Cahaya:
Mikroskop lapangan terang adalah alat yang mutlak diperlukan bagi ahli biologi sel. Ini diperlukan untuk pengamatan rutin sel, diferensiasi sel dan pigmentasi.
Mikroskop fluoresensi telah menjadi alat yang ampuh untuk ahli biologi sel, terutama untuk pemilihan sel kaya metabolit sekunder fluoresensi. Hanya dua teknik ini yang dibahas di sini secara singkat. Anda bisa membeli Transmitted Light Microscope OBN-14 di Syaf.
6. Colorimeter:
Metode yang paling umum digunakan untuk menentukan konsentrasi senyawa biokimia adalah kolorimetri. Ini menggunakan properti cahaya sehingga ketika cahaya putih melewati larutan berwarna, beberapa panjang gelombang diserap lebih banyak daripada yang lain.
Larutan hialin dapat dibuat berwarna dengan reaksi spesifik dengan reagen yang sesuai. Reaksi-reaksi ini umumnya sangat sensitif untuk menentukan jumlah bahan di wilayah konsentrasi milimol per liter.
Peralatan yang digunakan untuk kultur jaringan PFXi series of spectrophotometric colorimeters bisa dibeli di Syaf.
7. Sentrifugasi
Sentrifugasi banyak digunakan dalam teknik analisis, preparasi ekstrak, pemisahan campuran cairan yang tidak dapat bercampur, pemurnian enzim, inhibitor dan penghilangan partikel (silika, lainnya) dari pelarut.
Sentrifugasi dengan pemanasan dan vakum (hisap) digunakan untuk mengekstraksi konsentrat (instrumen yang disebut konsentrator sampel) dan dengan cepat menghilangkan pelarut.
Semua pekerjaan enzimatik memerlukan sentrifugal berpendingin untuk menjaga sampel tetap dingin selama sentrifugasi dan untuk melindungi enzim dari inaktivasi oleh panas. Kubota – Centrifuge S700TR bisa dibeli di Syaf.
Itulah beberapa peralatan yang digunakan untuk kultur jaringan.
Website || Syaf.co.id
