Ventilator transportasi atau ventilator portabel, merupakan perangkat ventilasi mekanis yang dirancang khusus untuk skenario darurat atau transportasi.

https://i.ytimg.com/
Apa itu ventilator transportasi?
Seperti ventilator stasioner, ventilator transportasi membantu pasien bernapas dengan mengirimkan gas yang diperkaya oksigen atau udara ruangan ke dalam sistem pernapasan pasien melalui cara invasif atau non-invasif.
Tim penyelamat biasanya masih menggunakan bag valve mask (BVM) untuk memberikan ventilasi secara manual kepada pasien yang mengalami gangguan pernapasan selama transportasi.
BVM merupakan perangkat genggam yang berfungsi sebagai masker wajah dengan tas dan katup terpasang. Ketika penyelamat meremas tas, mereka dapat memberikan udara ruangan atau udara dari tangki oksigen yang terpasang ke pasien.
Namun, operator BVM harus mengontrol kecepatan udara yang dikirim, yang dapat menjadi masalah karena memindahkan pasien tidak hanya mengganggu pola pernapasan pasien tetapi juga mengganggu kemampuan penyelamat untuk fokus pada mereka.
Ventilator transportasi, juga dikenal sebagai ventilator transportasi otomatis, dapat dikonfigurasi untuk menawarkan pola pernapasan yang optimal dan secara otomatis memberikan oksigen dan volume tidal yang dibutuhkan pasien.
Operator ventilator transportasi hanya perlu memasangkan masker atau selang ke pasien, memilih pengaturan yang sesuai, dan membiarkan mesin mengalirkan udara ke pasien. Ventilator transportasi otomatis memastikan bahwa pasien bernapas dengan benar di mana pun mereka berada.
Menggunakan ventilator transportasi untuk perawatan pasien
Meskipun ventilator transportasi yang lebih kecil mulai muncul di banyak ambulans, helikopter, dan pesawat sayap tetap, ventilator transportasi otomatis terutama digunakan untuk mengangkut pasien dalam pengaturan antar atau intra-rumah sakit.
Berikut adalah beberapa skenario umum di mana ventilator portabel dapat digunakan:
- Memberikan dukungan ventilasi kepada pasien ICU
- Mengangkut pasien ke dan dari ruang operasi
- Membantu pasien bernafas selama operasi tertentu
- Memindahkan pasien perawatan intensif ke rumah sakit lain
Karena dapat digunakan untuk berbagai pasien, manfaat ventilator transportasi menjadi andalan di rumah sakit modern. Ini menjadi cara paling efektif untuk memastikan pasien bernapas dengan benar saat mereka dipindahkan.
Namun, tim perawatan harus mengikuti prosedur standar selama skenario transportasi untuk memastikan pasien dapat diangkut dengan aman dan efisien.
Sebelum digunakan, pastikan ventilator terisi penuh, terhubung dengan benar, dan umumnya berfungsi dengan baik. Dengan memastikan hal ini sebelumnya, ventilator dapat diterapkan segera jika terjadi keadaan darurat.
Setelah pasien dilengkapi dengan ventilator transportasi, mereka harus dipindahkan ke tempat tidur portabel yang sesuai untuk kondisi transportasi yang akan datang. Sebelum mulai memindahkan pasien, pastikan mereka diposisikan dengan cara yang nyaman dan tidak menghalangi aliran udara.
Awasi gejala yang merugikan selama proses pengangkutan, dan segera ambil tindakan untuk mengarahkan kembali pasien atau ventilator untuk memastikan mereka menerima oksigen yang cukup.
Manfaat ventilator transportasi otomatis
Semua ventilator membantu tim perawatan mempertahankan empat fungsi di balik bantuan hidup dasar, yaitu ventilasi, oksigenasi, sirkulasi, dan perfusi.
Namun, ventilator stasioner atau masker katup kantong tidak memberikan manfaat yang sama seperti ventilator transportasi otomatis. Tim perawatan sering kali membutuhkan ventilator transportasi karena beberapa manfaat utama:
– Mudah untuk bermanuver
Saat tim perawatan perlu memindahkan pasien, ventilator transportasi dapat dipasang di tempat tidur mereka.
– Antarmuka dan kontrol yang mudah digunakan
Ventilator transportasi yang berkualitas akan memudahkan tim perawatan untuk mengkalibrasi dan memilih pengaturan.
– Pengiriman udara otomatis
Ventilator transportasi mempelajari pola pernapasan pasien dan memberikan jumlah oksigen yang sesuai, mengurangi kemungkinan ventilasi berlebih atau kurang pada pasien.
– Memerlukan lebih sedikit intervensi
Saat rumah sakit sibuk atau kekurangan staf, memiliki lebih banyak profesional perawatan yang tersedia dapat menghemat waktu dan kapasitas.
– Ragam mode
Ventilator portabel dilengkapi dengan berbagai mode untuk mengelola pasien secara optimal, termasuk Assist/Control (A/C), continuous positive airway pressure (CPAP), bilevel (BL), dan synchronized intermitten mandatory ventilation (SIMV) .
– Pemantauan lanjutan
Ventilator transportasi dapat memantau aspek kesehatan pasien saat mereka diintubasi dan memasang alarm jika pasien berisiko.
Itulah informasi mengenai manfaat ventilator transportasi. Dapatkan Transport Ventilator Pneuma2 di Syaf Unica Indonesia.
