Penyakit Gastrointestinal Fungsional, Gejala Umum, dan Pencegahannya

|

Gangguan gastrointestinal merupakan istilah yang digunakan untuk merujuk pada setiap kondisi atau penyakit yang terjadi di dalam saluran gastrointestinal.

|

https://familymedicineaustin..com

Saluran pencernaan juga disebut saluran gastrointestinal (GI) adalah serangkaian organ berongga yang membentuk saluran panjang terus menerus dari mulut ke anus. Organ-organ yang membentuk saluran pencernaan kita adalah mulut, kerongkongan, lambung, usus kecil, usus besar, dan anus.

Apa saja penyakit gastrointestinal fungsional?

Penyakit fungsional merupakan penyakit di mana saluran pencernaan terlihat normal saat diperiksa, tetapi tidak bergerak dengan benar.

Penyakit ini adalah masalah paling umum yang mempengaruhi saluran GI (termasuk usus besar dan rektum). Contoh umum penyakit tersebut yaitu sembelit, sindrom iritasi usus besar (IBS), mual, keracunan makanan, gas, kembung, GERD dan diare.

Gangguan saluran pencernaan dan motilitasnya (kemampuan untuk terus bergerak) dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya:

  • Makan makanan yang rendah serat.
  • Tidak cukup berolahraga.
  • Bepergian atau perubahan rutinitas lainnya.
  • Makan produk susu dalam jumlah besar.
  • Menahan keinginan untuk buang air besar, mungkin karena wasir.
  • Terlalu sering menggunakan obat anti-diare yang seiring waktu melemahkan gerakan otot usus yang disebut motilitas.
  • Mengkonsumsi obat antasida yang mengandung kalsium atau aluminium.
  • Mengkonsumsi obat-obatan tertentu (terutama antidepresan, pil zat besi dan obat pereda nyeri yang kuat seperti narkotika).

Apa saja gejala umum kondisi gastrointestinal?

Gejala gangguan pencernaan jelas berbeda dari satu kondisi ke kondisi lain dan dari orang ke orang. Namun, beberapa gejala umum terjadi pada sebagian besar masalah gastrointestinal. Gejala umum penyakit gastrointestinal fungsional meliputi:

  • Ketidaknyamanan perut (kembung, nyeri atau kram)
  • Penurunan berat badan yang tidak disengaja
  • Muntah dan mual
  • Refluks asam (mulas)
  • Diare, sembelit (atau terkadang keduanya)
  • Inkontinensia tinja
  • Kelelahan
  • Kehilangan selera makan
  • Kesulitan menelan.

Apakah penyakit gastrointestinal dapat dicegah?

Banyak penyakit gastrointestinal fungsional pada usus besar dan rektum yang dapat dicegah atau diminimalkan dengan mempertahankan gaya hidup sehat, mempraktikkan kebiasaan buang air besar yang baik, dan melakukan pemeriksaan kanker.

Kolonoskopi direkomendasikan untuk pasien dengan risiko rata-rata pada usia 45 tahun. Jika seseorang memiliki riwayat keluarga dengan kanker kolorektal atau polip, kolonoskopi mungkin direkomendasikan pada usia yang lebih muda.

Biasanya, kolonoskopi direkomendasikan 10 tahun lebih muda dari anggota keluarga yang terkena. (Misalnya, jika saudara Anda didiagnosis menderita kanker kolorektal atau polip pada usia 45 tahun, Anda harus mulai melakukan skrining pada usia 35 tahun.)

Jika seseorang memiliki gejala kanker kolorektal, mereka harus segera berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan. Gejala umum yang biasa ditimbulkan meliputi:

  • Kebiasaan buang air besar yang normal mengalami perubahan.
  • Darah pada atau di tinja yang cerah atau gelap.
  • Sakit perut atau gas yang tidak biasa.
  • Tinja yang sangat sempit.
  • Perasaan bahwa usus belum sepenuhnya kosong setelah buang air besar.
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.
  • Anemia (jumlah darah rendah).

Alat pemeriksaan masalah gastrointestinal

|

Syaf Unica Indonesia menyediakan FOKUS Gastrointestinal Instrument Set yang merupakan seperangkat alat untuk pemeriksaan masalah gastrointestinal. Seperangkat alat tersebut terdiri dari:

  • Standard Scalpel-Handle no.3/12.5cm.soli
  • Strabismus Scissor 11cm.curved.blunt
  • Metzenbaum-Fino Dissecting Sci.14cm.cvd. blunt/blunt
  • Standard Scissor 14cm. straight. sh/bl
  • Standard Scissor 16cm. curved. sh/bl
  • De Bakey Atraumatic Forcep. 1 6cm/1.5mm
  • Semken Tissue Forc.12cm.str..1:2 teeth
  • Doyen-Atrauma Intestinal and Stomach Clamp. 23cm. Str
  • Doyen-Atrauma Intestinal and Stomach Clamp. 23cm. Cur
  • Doyen-Atrauma Intestinal and Stomach Clamp. 18cm. Str
  • Doyen-Atrauma Intestinal and Stomach Clamp. 18cm. Cur
  • Péan-Rochester Artery Forcep 22cm.str.
  • CT-ORO Crile-Wood Needle Holder 15cm

Semoga informasi mengenai penyakit gastrointestinal fungsional bisa menambah wawaasn Anda.

Website || Syaf.co.id

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi