Sunat merupakan prosedur pengangkatan kulup yang dilakukan oleh laki-laki, baik itu bayi, anak-anak, maupun orang dewasa. Umumnya sunat dilakukan ketika masih bayi dan anak-anak. Kali ini kami akan membahas mengenai prosedur sunat pada bayi.

https://ucipediatricurology..com
Apa itu sunat?
Sunat atau dalam istilah medis sirkumsisi, adalah operasi pengangkatan kulup, yaitu kulit yang menutupi ujung penis.
Sunat ini biasanya dilakukan pada bayi baru lahir untuk alasan pribadi, tradisi, atau agama. Sunat pada anak yang lebih besar dan orang dewasa juga dapat dilakukan untuk alasan yang sama. Selain itu, anak yang lebih besar atau orang dewasa mungkin memerlukan sunat untuk mengobati beberapa kondisi, termasuk:
- balanitis (pembengkakan kulup)
- balanoposthitis (radang pada ujung dan kulup penis)
- paraphimosis (ketidakmampuan untuk mengembalikan kulup yang ditarik ke posisi semula)
- phimosis (ketidakmampuan untuk menarik kembali kulup)
Tidak ada kebutuhan medis untuk sunat pada bayi baru lahir yang sehat. Namun, keluarga dapat memilih untuk menyunat anak laki-laki mereka karena beberapa alasan.
Apa manfaat sunat?
Sunat memiliki beberapa manfaat. Selain meningkatkan aspek kesehatan penis, sunat juga dapat meningkatkan kebersihan. Itu karena penis yang disunat lebih mudah dibersihkan dan dicuci, terutama untuk anak-anak.
Manfaat kesehatan khusus dari sunat termasuk juga untuk mengurangi beberapa risiko dari berbagai kondisi berikut ini:
– Kondisi penis tertentu
Gangguan penis ini termasuk balanoposthitis (radang kelenjar dan kulup), paraphimosis dan phimosis, ketika kulup keluar dari tempatnya.
– Kanker serviks untuk pasangan
Pasangan seks wanita dari pria yang disunat lebih kecil kemungkinannya untuk terkena kanker serviks.
– Kanker penis
Pria yang disunat lebih kecil kemungkinannya terkena kanker penis.
– Infeksi menular seksual
Risiko penularan IMS tertentu lebih rendah pada pria yang disunat, termasuk HIV.
– Infeksi saluran kemih
Pada pria yang tidak disunat, ISK lebih sering terjadi.
Prosedur sunat pada bayi
Prosedur sebelum sunat
Petugas medis biasanya merekomendasikan memberi bayi beberapa asetaminofen untuk membantu menghilangkan rasa sakit. Dalam kebanyakan kasus sebelum prosedur, orang yang melakukan sunat akan:
- Meletakkan bayi di punggungnya.
- Menahan tangan dan kaki bayi dengan lembut, sehingga anggota tubuhnya tidak terkilir selama prosedur.
- Membersihkan penisnya.
- Mengoleskan anestesi, baik suntikan atau krim, sehingga bayi tidak akan merasa sakit.
Proses selama prosedur sunat pada bayi
Orang atau petugas medis yang melakukan sunat bayi akan melakukan hal-hal berikut ini:
- Memisahkan kulup dari kepala penis.
- Menggunakan pisau bedah untuk menghilangkan kulup.
Proses setelah sunat
Segera setelah melepas kulup, orang atau petugas medis yang melakukan prosedur mengoleskan salep dan membungkus penis dengan kain kasa.
Risiko yang mungkin timbul ketika sunat
Sunat merupakan prosedur rutin yang aman. Seperti halnya operasi apa pun, tetap ada beberapa risiko. Risiko yang mungkin timbul ketika sunat yaitu:
- Berdarah
- Infeksi
- Reaksi terhadap anestesi
- Rasa sakit
- Memotong kulup terlalu pendek atau panjang
- Iritasi pada ujung penis
- Meatitis (pembukaan penis yang meradang)
Dalam kasus yang jarang terjadi, kulup tidak sembuh dengan baik dan dapat menempel pada ujung penis (perekatan penis). Jika itu terjadi, anak mungkin memerlukan prosedur kedua.
Semoga informasi mengenai prosedur sunat pada bayi bisa menambah wawasan Anda. Syaf menyediakan set alat sunat yaitu FOKUS Circumsisi Set yang bisa dibeli melalui website.
