Demam tifoid merupakan penyakit yang disebabkan oleh adanya infeksi bakteri Salmonella typhi. Biasanya dilakukan tes cepat typhoid IgG/IgM untuk mendeteksi demam tifoid.

https://www.biogatelab.com/
Mengenal demam tifoid
Demam tifoid disebabkan oleh S. Typhi yang merupakan bakteri Gram-negatif. Di seluruh dunia diperkirakan 17 juta kasus dan 600.000 kematian terkait terjadi setiap tahun.
Pasien yang terinfeksi HIV secara signifikan meningkatkan risiko infeksi klinis dengan S. Typhi. Bukti infeksi H. Pylori juga menunjukkan peningkatan risiko tertular demam tifoid. Sebanyak 1-5% pasien menjadi pembawa kronis yang menyimpan S. Typhi di kantong empedu.
Diagnosis klinis demam tifoid tergantung pada isolasi S. Typhi dari darah, sumsum tulang atau lesi anatomi tertentu.
Tes cepat typhoid IgG/IgM
Di fasilitas yang tidak mampu melakukan prosedur yang rumit dan memakan waktu ini, tes cepat typhoid IgG/IgM untuk mendeteksi demam tifoid.
Tes cepat typhoid IgG/IgM merupakan tes laboratorium yang sederhana dan cepat. Tes secara bersamaan mendeteksi dan membedakan antibodi IgG dan IgM terhadap antigen spesifik S. Typhi dalam spesimen serum/plasma sehingga membantu dalam penentuan penularan S. Typhi saat ini atau sebelumnya.
Prinsip tes cepat typhoid IgG/IgM
Kaset tes cepat typhoid IgG/IgM merupakan immunoassay berbasis membran kualitatif untuk mendeteksi antibodi (IgG dan IgM) terhadap Salmonella typhi (S. Typhi) dalam darah utuh, serum, atau plasma manusia.
Kaset tes diagnostik terdiri dari dua komponen, yaitu komponen IgG dan komponen IgM. Wilayah garis IgG telah dilapisi sebelumnya dengan reagen untuk mendeteksi anti S. Typhi (IgG). Wilayah garis IgM pra-dilapisi dengan IgM anti-manusia monoklonal untuk mendeteksi anti S. Typhi (IgM).
Selama pengujian, spesimen yang dimasukkan ke dalam sumur sampel dari kaset uji mengikat dengan konjugat typhoid yang diresapi di area reagen, jika spesimen mengandung antibodi anti-typhoid. Imunokompleks yang terbentuk bermigrasi dengan aksi kapiler.
Jika antibodi yang ada dalam spesimen adalah tipe IgG, imunokompleks kemudian ditangkap oleh reagen pra-salut pada membran, membentuk garis IgG berwarna, yang menunjukkan hasil tes positif S. Typhi IgG.
Jika antibodi yang ada dalam spesimen adalah tipe IgM, imunokompleks akan ditangkap pada membran oleh antibodi IgM anti-manusia pra-dilapisi, membentuk garis IgM berwarna, yang menunjukkan hasil tes positif S. Typhi IgM.
Tidak adanya garis T (IgM dan IgG) menunjukkan hasil negatif. Garis kontrol berwarna (C) harus selalu muncul jika ada hasil positif atau negatif. Ketidakhadirannya menunjukkan hasil tes yang tidak valid.
Kapan harus melakukan tes cepat typhoid IgG/IgM
Tes cepat typhoid IgG/IgM untuk mendeteksi demam tifoid sebaiknya dilakukan dengan segera apabila seseorang memiliki gejala demam tifoid. Masa inkubasi bakteri Salmonella typhi umumnya yaitu 7–14 hari. Namun masa inkubasi tersebut bisa lebih cepat atau lebih lama, yaitu sekitar tiga hari, atau hingga 30 hari.
Hitungan masa inkubasi dimulai sejak bakteri masuk ke dalam tubuh hingga timbulnya gejala awal. Gejala dari demam tifoid yang umum yaitu:
- Demam tinggi yang terus meningkat hingga mencapai 39–40 oC
- Tidak enak badan
- Nyeri otot
- Sakit kepala
- Berkeringat
- Rasa lelah dan lemas
- Batuk kering
- Sakit perut
- Berkurangnya nafsu makan
- Menurunnya berat badan
Demam tifoid yang dialami anak-anak juga dapat menimbulkan gejala diare. Sementara itu, pada orang dewasa, demam tifoid dapat menyebabkan konstipasi.
Semoga tes cepat typhoid IgG/IgM untuk mendeteksi demam tifoid bisa bermanfaat. Syaf Unica Indonesia menyediakan EGENS Typhoid IgG/IgM Test yang dapat dibeli melalui website.

