Ekstasi merupakan obat-obatan terlarang yang melanggar hukum apabila dikonsumsi. Jangan pernah berpikir untuk mencoba ekstasi, karena hal itu dapat menimbulkan banyak efek dan bahaya dari ekstasi. Selengkapnya dapat Anda temukan dalam artikel berikut.

https://www.edmtunes..com
Apa itu ekstasi?
Ekstasi memiliki nama lai atau nama kimia yaitu Methylenedioxymethamphetamin (MDMA). Ekstasi yaitu salah satu golongan narkoba yang dilarang untuk digunakan karena dapat melanggar hukum. Ekstasi merupakan obat yang berbentuk tablet, biasanya berwarna warni dengan gambar kartun atau kapsul.
Ekstasi memiliki efek yang sangat merugikan dan berbahaya bagi kesehatan. Namun, banyak orang yang penasaran dan ingin mencoba ekstasi untuk merasakan sensasi tertentu dan penyalahgunaan obat. Efek ekstasi secara langsung yang dapat dirasakan yaitu adanya perubahan suasana hati sehingga penggunanya menjadi sangat berenergi dan berbahagia.
Efek dan bahaya dari ekstasi tersebut yang membuat seseorang ketagihan menggunakan ekstasi. Namun, efek tersebut hanyalah semu. Apabila euphoria telah berakhir, penggunaan ekstasi dapat menimbulkan beragam efek samping yang berbahaya.
Apa saja efek ekstasi terhadap kesehatan?
Ekstasi dapat memberikan efek samping sejak pemakaian awal hingga seseorang mengalami ketergantungan ekstasi. Efek samping tersebut mempengaruhi kesehatan fisik dan mental seseorang dalam jangka pendek maupun panjang.
Efek jangka pendek ekstasi
Efek penggunaan ekstasi biasanya dapat dirasakan dalam waktu 20 menit setelah meminumnya. Efek tersebut berupa halusinasi, kebingungan, dan perasaan cemas. Biasanya, terdapat pula efek lain yang dirasakan oleh tubuh seperti mual, menggigil, sakit kepala, penglihatan kabur, detak jantung meningkat, serta sendi dan otot terasa kaku.
Penggunaan ekstasi setelah beberapa jam akan menyebabkan penggunanya lebih sulit berkonsentrasi dan sulit mengamati gerakan. Itulah mengapa mereka yang sedang berada di bawah pengaruh ekstasi lebih rentan mengalami kecelakaan ketika berkendara.
Penggunaan ekstasi dalam dosis tinggi hingga overdosis dapat menyebabkan beberapa hal berikut ini:
- Hilangnya kesadaran
- Adanya serangan panik
- Kejang
- Tekanan darah tinggi
- Hipertermia
Overdosis ekstasi dapat menimbulkan efek-efek sangat berbahaya bagi tubuh, seperti menyebabkan gagal ginjal akut bahkan kematian.
Efek subakut ekstasi
Ekstasi biasanya memiliki pola penggunaan yang khas. Pola tersebut yaitu periode terus-menerus menggunakan ekstasi, dan diikuti dengan periode tanpa penggunaan ekstasi sama sekali. Periode akan mengalami pengulangan.
Lama kelamaan, penggunaan ekstasi dapat menimbulkan kerusakan pada jantung dan aritmia. Pada saat periode pengguna sama sekali tidak mengonsumsi ekstasi, ia dapat mengalami beberapa hal berikut ini:
- Depresi
- Kehilangan konsentrasi dan gangguan ingatan
- Mengalami kecemasan
- Mudah tersinggung
Efek jangka panjang ekstasi
Pada mereka yang telah mengkonsumsi ekstasi sejak lama, akan menimbulkan efek dan bahaya dari ekstasi jangka panjang dari penggunaan ekstasi terhadap kesehatan, diantaranya yaitu:
- Mengalami gangguan tidur
- Depresi
- Penyakit jantung
- Perilaku impulsive
- Penurunan kecerdasan
- Sulit mengontrol emosi
- Perubahan kepribadian
Efek samping yang ditimbulkan tersebut mungkin tidak hanya disebabkan oleh ekstasi. Namun juga dapat diakibatkan dari penggabungan ekstasi dengan beberapa obat lain, misalnya kokain, alkohol, atau ganja.
Efek putus obat
Seseorang yang telah menggunakan ekstasi dalam jangka waktu lama, biasanya akan meningkatkan dosis yang semakin tinggi untuk mencapai rasa bahagia yang diinginkan. Jika dosis tersebut tidak dapat tercapai, atau mereka berhenti memakai ekstasi, maka akan muncul efek putus obat atau sakau.
Efek putus obat akan menimbulkan gejala seperti gelisah, bingung, lelah, sulit tidur, sampai depresi berat. Timbulnya rasa tidak nyaman itu membuat orang ingin terus menggunakan ekstasi hingga akhirnya mengalami overdosis.
Seorang wanita pengonsumsi ekstasi namun tidak sadar apabila dirinya sedang hamil, hal ini bisa sangat berbahaya bagi janinnya. Wanita hamil yang mengonsumsi ekstasi dapat menyebabkan kelahiran prematur, cacat lahir, dan keguguran.
Untuk itu, jangan pernah sekali-kali mencoba ekstasi. Apabila Anda sudah terlanjur mengonsumsi ekstasi, segera konsultasi ke dokter dan lakukan rehabilitasi.
Semoga informasi yang kami sajikan mengenai efek dan bahaya dari ekstasi bisa bermanfaat. Anda dapat membeli kit tes narkoba di sini https://syaf.co.id/product/serenity-multi-drug-6-test-panel-mdma-thc-amp-mop-coc-bzo/.
Website || Syaf.co.id
