Natrium Klorida : Dosis dan Efek Sampingnya

|

Natrium klorida merupakan nama kimia dari garam dapur. Natrium klorida memiliki banyak manfaat dalam bidang kesehatan. Simak informasi mengenai dosis dan efek samping natrium klorida berikut ini.

|

https://hoachatyenvien..com

Mengenal natrium klorida

Natrium klorida atau Sodium chloride adalah nama kimia untuk garam dapur atau NaCl (Natrium Klorida). Natrium klorida merupakan sejenis elektrolit yang memiliki beragam fungsi, salah satunya untuk kesehatan.

Fungsi natrium klorida yaitu untuk mengatur jumlah air dalam tubuh. Natrium klorida memiliki peran dalam impuls saraf dan kontraksi otot. Natrium klorida juga memiliki fungsi lain yaitu untuk mengatasi dan mencegah kehilangan natrium akibat dehidrasi, keringat berlebih, dan lainnya.

Natrium klorida juga memiliki beragam manfaat dalam berbagai bidang lainnya. Perlu diketahui dosis dan efek samping natrium klorida sebelum menggunakannya.

Cara menggunakan natrium klorida

Untuk menggunakan natrium klorida, Anda perlu mendapat resep dari dokter baik untuk penggunaan dalam jumlah sedikit maupun banyak. Sebaiknya Anda melakukan tes berkala untuk mengetahui apakah obat ini membantu kondisi kesehatan Anda atau tidak.

Anda tidak diperkenankan untuk berbagi obat dengan orang lain, walaupun orang tersebut memiliki gejala yang sama. Hal itu dikarenakan setiap orang memiliki riwayat kesehatan yang berbeda-beda sehingga harus mendapatkan resep dokter.

Hal-hal buruk yang ditimbulkan akibat penggunaan natrium klorida dapat segera dikonsultasikan ke dokter. Natrium klorida harus disimpan di ruangan dengan temperatur kamar yang  jauh dari lembab, panas, dan cahaya.

Dosis natrium klorida

Penting untuk menggunakan obat natrium klorida pada dosis yang tepat. Dosis penggunaan natrium klorida pada setiap orang berbeda, tergantung pada kebutuhan dan kondisi kesehatan orang tersebut.

Dosis natrium klorida orang dewasa

Pada orang dewasa, dosis natrium klorida pasien dengan ICP refraktori tinggi akibat berbagai etiologis, sindrom herniasi transtentorial yaitu IV: Hypertonic saline: 23.4% (30-60 ml). Obat tersebut diberikan 2-20 menit melalui pusat akses vena saja.

Sementara itu, pada pasien dengan sepsis berat, resusitasi cairan awal yaitu IV: normal saline (0.9% NaCl), dengan minimal pemberian sebanyak 30 ml/kg.

Dosis natrium klorida anak-anak

Pada anak-anak, dosis pemberian natrium klorida yaitu IV: solusi hypertonic (>0.9%). Dosis tersebut sebagai pengobatan awal untuk gejala berupa hyponatremia serius atau tekanan intrakranial dalam cedera trauma otak yang meningkat.

Sementara itu, dosis untuk pengembangan diberikan sebesar 3-4 mEq/kg/hari; 100-150 mEq/hari; dengan dosis yang berbeda pada setiap kondisi klinis.

Efek samping natrium klorida

Dosis dan efek samping natrium klorida perlu untuk diketahui. Natrium klorida yang dijual tersedia dalam bentuk dalam bentuk tablet, infus, dan nasal drop.

Pasien yang menggunakan obat natrium klorida dapat menimbulkan beberapa efek samping, misalnya pembengkakan pada tangan/kaki, nyeri sendi, kaku, kram otot, sakit kepala, mual, dan dapat pula terjadi reaksi alergi walaupun sangat jarang.

Gejala yang timbul dapat berupa gatal-gatal atau ruam pada kulit, jantung yang berdetak lebih cepat, kulit menjadi kemerahan, napas terasa sesak, suara serak, dada sesak, dan terdapat masalah pada pernapasan dan juga ketika menelan.

Gejala atau efek samping yang dialami setelah menggunakan natrium klorida perlu dikonsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan segera.

Interaksi natrium klorida dengan obat lain

Terdapat beberapa jenis obat-obatan yang tidak boleh dikonsumsi secara bersamaan, karena akan menimbulkan interaksi. Namun ada pula obat yang tetap boleh dikonsumsi bersamaan walaupun dapat terjadi interaksi.

Solusinya yaitu biasanya dokter akan mengganti dosis dari penggunaan obat tersebut atau melakukan tindakan lain yang diperlukan.

Apabila ketika hendak menggunakan natrium klorida Anda sedang mengkonsumsi obat lain, Anda perlu memberi tahu pada dokter. Jenis obat-obatan yang dapat menimbulkan interaksi apabila dikonsumsi bersama dengan natrium klorida yaitu lithium dan tolvaptan.

Semoga informasi mengenai dosis dan efek samping natrium klorida bisa menambah wawasan Anda. Dapatkan berbagai perangkat medis dengan membelinya di Syaf Unica Indonesia.

WEBSITE || SYAF.CO.ID

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi