Terapi uap biasanya dilakukan pada mereka yang mengalami masalah pada saluran pernapasan. Simak informasi mengenai pentingnya melakukan terapi uap di rumah untuk bayi pada artikel berikut ini.

https://www.philips.com.tr/
Mengenal terapi uap
Terapi uap merupakan cara untuk meredakan keluhan yang terjadi pada pernapasan akibat terjadinya penyempitan pada saluran pernapasan. Biasanya pada bayi, keluhan tersebut disebabkan oleh adanya asma dan bronkiolitis.
Untuk mengatasinya dilakukan terapi uap. Selain itu, terapi uap juga berguna dalam meredakan gejala hidung tersumbat yang diakibatkan oleh rhinitis alergi.
Prosedur terapi uap di rumah
Terapi uap pada bayi dapat dilakukan di rumah. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, berikut ini adalah informasinya.
Membuat ruang uap
Ruang uap dapat dibuat dengan mengisi bak mandi atau ember menggunakan air panas. Bayi Anda bisa dipangku dan berada di ruangan tersebut dalam waktu kurang lebih salaam 15 menit. Biarkan bayi Anda untuk menghirup uap dan bernapas dengan leluasa.
Bunda bisa memijat atau menyusui bayi Anda agar si bayi tidak merasa bosan. Anda juga perlu berhati-hati jangan sampai Anda dan bayi Anda terkena air panas. Jaga harak duduk dengan bak mandi atau ember yang berisi air panas tersebut.
Anda dan si bayi tidak boleh terlalu lama dalam ruangan tersebut, terlebih lagi apabila ventilasi udaranya tidak baik. Hal itu malah akan membuat si bayi menjadi semakin sesak napas bukannya meredakan keluhan.
Menggunakan pelembab udara (humidifier)
Terapi uap juga bisa dilakukan menggunakan pelembab udara atau humidifier selain menggunakan ruang uap. Penggunaan humidifier ini bisa mengatasi bibir kering, hidung kering, dan hidung tersumbat yang terjadi pada bayi.
Terdapat banyak jenis humidifier yang tersedia di pasaran saat ini. Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan juga ukuran ruangan yang Anda miliki. Humidifier ini dapat digunakan dengan mudah dan tidak rumit karena dapat diletakkan langsung di kamar tidur.
Mengingat pentingnya melakukan terapi uap di rumah untuk bayi, kedua cara yang telah disebutkan tersebut bisa membantu Anda dalam melakukan terapi uap di rumah. Namun, kedua cara tersebut tidak boleh digunakan sebagai terapi utama pada bayi yang sedang mengalami gangguan pada saluran pernapasannya.
Terapi uap menggunakan nebulizer
Cara terapi uap menggunakan nebulizer ini paling banyak dilakukan dalam mengatasi permasalahan dan gangguan pernapasan yang dialami pada bayi. Nebulizer merupakan peralatan yang digunakan untuk mengubah wujud obat cair menjadi uap.
Bayi perlu diperiksa terlebih dahulu oleh dokter sebelum mendapatkan terapi uap dengan nebulizer. Nebulizer tidak boleh digunakan sembarangan. Dosis obat dan lama penggunaan nebulizer harus sesuai dengan instruksi dokter dan kondisi bayi.
Terapi uap menggunakan nebulizer ini bisa menjadi opsi untuk mengatasi gangguan pernapasan yang terjadi pada bayi. Hal yang perlu diingat bahwa tidak semua bayi boleh dan cocok menggunakan berbagai terapi uap, sehingga perlunya konsultasi dengan dokter untuk pengobatan yang tepat.
Nebulizer yang cocok untuk bayi dan anak-anak

Syaf Unica Indonesia menjual nebulizer compressor dengan bentuk yang unik dan lucu sehingga cocok digunakan oleh bayi dan anak-anak. Bentuk nebulizer yang disediakan oleh Syaf yaitu berupa walrus seal atau anjing laut yang lucu.
Alat nebulizer ini memiliki merk Phillips. Nebulizer compressor ini dilengkapi dengan selang dan masker. Selain itu, alat ini juga dilengkapi dengan 4 pergantian filter udara. Alat ini memiliki wadah pouch yang lucu.
Nebulizer compressor memiliki sistem vertiasi udara dan cocok digunakan pada bayi atau anak-anak yang mengalami asma, PPOK, dan COPD. Alat ini bisa Anda beli melalui website Syaf Unica Indonesia.
Semoga informasi mengenai pentingnya melakukan terapi uap di rumah untuk bayi bisa bermanfaat.
WEBSITE || SYAF.CO.ID
