Jangan Panik! Beginilah Cara Mengatasi Kejang pada Anak

|

Umumnya, gejala kejang pada anak tidaklah berbahaya. Namun demikian, orangtua harus mengetahui pertolongan pertama mengatasi kejang pada anak. Berikut merupakan langkah-langkahnya.

|

https://www.cdc.gov/

Ketahui kejang pada anak

Temperatur tubuh normal manusia berada pada 36,0°C–37,7°C. Apabila terjadi peningkatan pada temperatur tubuh menjadi >38,0°C, itulah yang didefinisikan sebagai demam. Demam yang dialami pada anak dapat menyebabkan kejang.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan bahwa kejang demam adalah kejang yang terjadi disebabkan oleh rangsangan demam, tanpa adanya proses infeksi intrakranial atau nilai tekanan di dalam rongga kepala yang terjadi pada anak usia 3 bulan sampai kurang dari 5 tahun. Jadi, usia anak yang tidak memenuhi kriteria tersebut tidak digolongkan sebagai kejang demam.

Sebagian kejang pada anak adalah kejang demam sederhana, tidak menyebabkan epilepsi, menurunnya IQ, dan tidak membahayakan nyawa. Oleh karenanya, orang tua tidak perlu khawatir namun tetap harus waspada atas segala kemungkinan yang akan terjadi.

Klasifikasi kejang pada anak

Sedikitnya terdapat dua jenis kejang pada anak yaitu kejang demam sederhana dan kejang demam kompleks. Kejang demam sederhana mempunyai ciri berlangsung singkat kurang dari 15 menit, terjadi hanya satu kali dalam 24 jam, serta pulih dengan spontan.

Sedangkan kejang demam kompleks berlangsung lebih dari 15 menit dan terjadi lebih dari dua kali dalam 24 jam. Kondisi anak antar kejang satu dengan kejang selanjutnya dalam posisi tidak sadarkan diri.

Cara Mengatasi Kejang pada Anak

Kejang pada anak sering terjadi secara tiba-tiba. Hal ini diperparah dengan kondisi anak seperti mata yang melotot, lidah tergigit, keluar cairan dari mulut, hingga badan anak yang kaku. Oleh sebab itu, maka tidak heran banyak orang tua khususnya orang tua baru yang cemas dan khawatir.

Dalam kondisi seperti ini, tetap tenang dan tidak panik merupakan kunci atau bahkan merupakan salah satu dari upaya penyelamatan kejang pada anak. Berikut merupakan pertolongan pertama cara mengatasi kejang pada anak yang dapat orang tua lakukan di rumah, antara lain:

Jangan Panik

Orang tua dan anggota keluarga harus tetap tenang. Amankan anak dari benda-benda berbahaya. Jauhkan dari kerumunan orang yang mengerubung karena bisa jadi akan berebut oksigen.

Perhatikan waktu

Catat kapan kejang dimulai dan pukul berapa kejang selesai. Jika memungkinkan, rekamlah pada saat kejadian lalu serahkan hasilnya kepada dokter. Hal ini akan memudahkan dokter untuk melakukan observasi.

Jangan sentuh

Biarkan anak kejang pada permukaan lantai yang datar dan luas. Jangan didekap untuk menahan pergerakan. Hal ini dapat meningkatkan resiko cedera otot bahkan patah tulang.

Longgarkan pakaian

Setelah lingkungan aman, longgarkan pakaian anak khususnya bagian leher agar anak leluasa untuk bernafas.

Miringkan anak

Memiringkan anak merupakan upaya untuk mencegah aspirasi atau masuknya cairan ke kerongkongan yang diakibatkan dari buih, lendir, atau muntahan yang tiba-tiba. Sebaiknya miringkan anak ke kiri karena anatomi bentuk lambung dan lebih efektif mencegah muntah.

Tidak memasukkan apapun ke mulut anak

Tidak memasukkan apapun termasuk sendok untuk mencegah lidah tergigit karena bisa jadi akibatnya lebih fatal pasca kejang. Tidak memberi makanan atau minuman karena dapat mengakibatkan anak tersedak dan susah nafas.

Segera larikan ke rumah sakit

Setelah kejang pada anak mereda, segeralah bawa ke rumah sakit. Selama diperjalanan, usap kepala anak. Pertahankan orientasi anak dengan menanyakan sedang di mana sekarang, ini waktu pagi atau sore, serta berikanlah perhatian yang menenangkan.

Laporkan semua riwayat dari mulai awal demam , riwayat penyakit anak dan keluarga, tindakan apa yang sudah dilakukan, berapa lama kejang berlangsung atau bisa juga memberikan rekaman yang sudah ada.

Pencegahan kejang pada anak

|
Sebelum terjadi kejang pada anak, siapkan termometer dan periksalah suhu tubuhnya. Jika sudah  >38,0°C, segera beri parasetamol dan kompres hangat pada bagian lipatan seperti di ketiak, di selangkangan atau bawah lutut.

Termometer digital terkini dapat Anda dapatkan di Syaf Unica Indonesia. Untuk informasi produk lebih lanjut, silakan kunjungi katalog produk kami atau klik di sini https://syaf.co.id/product/thermometer-digital-microlife/. Demikianlah tips cara mengatasi kejang pada anak. Semoga bermanfaat.

 

WEBSITE || SYAF.CO.ID

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi