Jenis alat USG yang terdapat di dunia medis ada beragam. Alat tersebut berguna untuk melihat gambaran internal tubuh.
APA SAJA JENIS ALAT USG?
Dalam bidang medis, Ultrasonografi (USG) telah menjadi salah satu alat diagnostik yang paling umum dan penting. USG memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menciptakan gambar internal tubuh manusia atau hewan. Dengan bantuan teknologi canggih ini, dokter dan tenaga medis dapat melihat organ-organ dalam dengan detail yang luar biasa. Itu memungkinkan diagnosis yang lebih akurat dan pengawasan yang lebih efektif terhadap kondisi medis.
Alat USG hadir dalam berbagai jenis dan ukuran, yang masing-masing dirancang untuk tujuan dan aplikasi spesifik. Pada umumnya, terdapat tiga jenis utama alat USG yang digunakan dalam praktek medis, yaitu USG 2D, USG 3D, dan USG 4D.
Berikut ini 3 jenis alat USG beserta kegunaannya
ALAT USG 2 DIMENSI
Alat USG 2D menggunakan prinsip dasar gelombang suara untuk menghasilkan gambar dua dimensi dari organ-organ dan struktur dalam tubuh. Saat gelombang suara dipancarkan ke dalam tubuh melalui probe atau transduser, mereka berinteraksi dengan jaringan tubuh dan memantulkan kembali gelombang tersebut ke dalam alat USG. Algoritma kompleks kemudian menganalisis pola pantulan gelombang suara untuk menciptakan gambar yang dapat dilihat pada layar monitor.
Keuntungan utama dari alat USG 2D adalah kemampuannya untuk memberikan pandangan rinci tentang bentuk, ukuran, dan posisi organ-organ dalam tubuh. Hal tersebut memungkinkan tenaga medis untuk melakukan evaluasi yang mendalam terhadap organ-organ seperti hati, ginjal, kandung kemih, pankreas, dan lainnya. Pemeriksaan menggunakan USG 2D juga sering digunakan dalam pemeriksaan kehamilan, di mana gambar yang dihasilkan dapat membantu dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan janin, serta mendeteksi kemungkinan kelainan atau masalah medis.
Namun, alat USG 2D memiliki keterbatasan dalam memberikan gambar tiga dimensi atau tampilan real-time yang lebih mendalam. Gambar yang dihasilkan hanya menampilkan bidang datar dari organ atau struktur yang diperiksa. Hal ini dapat mempersulit identifikasi kelainan yang lebih halus atau memvisualisasikan struktur yang kompleks dengan lebih baik.
Baca juga: Pentingnya melakukan USG saat hamil
ALAT USG 3 DIMENSI
Jenis alat USG 3D menggunakan teknologi yang lebih maju untuk menghasilkan gambar tiga dimensi yang lebih nyata. Seperti pada alat USG 2D, gelombang suara berfrekuensi tinggi dipancarkan ke dalam tubuh melalui probe atau transduser. Namun, perbedaannya terletak pada kemampuan algoritma yang canggih untuk menganalisis data pantulan gelombang suara dan membangun gambar tiga dimensi dengan detail yang lebih tinggi.
Gambar tiga dimensi memungkinkan untuk melihat organ dan struktur dalam tubuh dengan sudut pandang yang lebih jelas dan detail. Hal ini membantu dalam deteksi kelainan yang lebih halus, pemetaan struktur yang kompleks, dan memahami hubungan spasial antara organ-organ yang berdekatan.
Meskipun alat USG 3D memiliki keunggulan memberikan gambar tiga dimensi, teknik ini tidak memberikan tampilan real-time dari organ yang sedang dipindai. Gambar yang dihasilkan masih bersifat statis dan diperoleh melalui serangkaian pemindaian berurutan.
Baca juga: Beberapa pemeriksaan medis dengan USG 2 dimensi
ALAT USG 4 DIMENSI
Prinsip dasar kerja alat USG 4D mirip dengan alat USG 2D dan 3D. Gelombang suara berfrekuensi tinggi dipancarkan ke dalam tubuh melalui probe atau transduser, dan kemudian dipantulkan kembali ke alat USG untuk diolah menjadi gambar. Namun, dengan teknologi yang lebih maju, alat USG 4D mampu merekam gerakan objek yang sedang diperiksa dan menghasilkan gambar real-time yang menggambarkan perubahan dalam waktu nyata.
Jenis alat USG 4D mampu memberikan pandangan yang lebih realistis dan dinamis tentang organ dan struktur tubuh. Dalam pemeriksaan kehamilan, alat USG 4D memungkinkan ibu dan keluarga melihat bayi mereka dalam rahim dengan detail yang menakjubkan. Mereka dapat melihat gerakan bayi, seperti mengedipkan mata, menggerakkan tangan, atau mengisap ibu jari mereka. Selain itu, alat USG 4D juga digunakan dalam pemeriksaan jantung, evaluasi organ-organ dalam, dan deteksi kelainan atau tumor.
Dengan bantuan alat USG 4D, tenaga medis dapat melakukan evaluasi yang lebih akurat dan mendalam terhadap kondisi medis. Mereka dapat memantau gerakan, aliran darah, dan interaksi antara organ-organ dalam tubuh dengan cara yang sebelumnya tidak mungkin. Hal ini memungkinkan deteksi dini dan penanganan masalah kesehatan dengan lebih baik.
Meskipun alat USG 4D menawarkan manfaat yang signifikan, penggunaannya membutuhkan keahlian dan pelatihan yang tepat. Interpretasi gambar dan pemahaman tentang anatomi dan fisiologi tubuh tetap menjadi faktor kunci dalam penggunaan alat ini secara efektif.
Sumber:
3 Jenis USG: Perbedaan, Manfaat, dan Kegunaannya (theasianparent.com)
3 Jenis USG dan Perbedaannya – Rumah Sakit Permata (rspermata.co.id)
Mengenal Apa Itu Ultrasonografi (USG) dan Jenis-jenisnya (doktersehat.com)

