Apa Saja Penyakit yang Umum Terjadi pada Musim Panas?

Penyakit yang Terjadi pada Musim Panas

Penyakit yang terjadi pada musim panas dari yang sederhana seperti sakit kepala hingga yang parah seperti campak. Simak selengkapnya!


Penyakit yang terjadi pada musim panas

Berikut ini adalah beberapa penyakit yang umumnya dialami oleh seseorang pada musim panas, yaitu:

Sunburn

Beberapa gejala sunburn atau kulit terbakar sinar matahari termasuk kulit merah atau kemerahan, pusing ringan dan kelelahan. Untuk melindungi diri Anda dari sengatan matahari, oleskan lotion tabir surya pada area tubuh yang terbuka 20 menit sebelum beraktivitas di bawah sinar matahari.

Heat stroke

Heat stroke adalah penyakit yang terjadi pada musim panas, yang jika tidak diobati bisa berakibat fatal. Beberapa gejala serangan panas termasuk kesulitan bernapas, denyut nadi cepat, suhu tubuh tinggi, kebingungan, dan lainnya. 

Biang keringat

Ini mengacu pada ruam merah yang terjadi karena kelembaban dan panas yang berlebihan. Biang keringat dapat disebabkan oleh penyumbatan kelenjar keringat. 

Penyakit ini dapat Anda hilangkan dengan mengoleskan bedak biang keringat pada area yang menunjukkan gejala biang keringat.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan di Musim Panas 

Keracunan makanan

Karena panas yang berlebihan di musim panas, makanan bisa cepat rusak. Untuk mencegah risiko keracunan makanan, masukkan sisa makanan ke dalam lemari es. Makanan harus dimasak dengan baik agar tidak rusak.

Diare

Karena makanan cepat rusak, diare menjadi penyakit yang terjadi pada musim panas. Makan makanan yang terkontaminasi dan kebiasaan minum yang tidak aman dapat menyebabkan diare. 

Untuk menghindari diare, pastikan Anda minum air hanya setelah direbus dan cuci bersih sayuran sebelum dan sesudah diiris.

Ruam Kulit

Selama musim panas, ruam kulit adalah masalah kulit yang umum terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Ini biasanya terjadi ketika seseorang berkeringat terlalu banyak. Sering mandi, sering ganti baju, dan hindari memakai baju ketat.

Cacar air

Cacar air membuat salah satu penyakit musim panas yang paling umum. Ini dimulai dalam bentuk ruam berisi cairan, merah dan kecil disertai dengan demam tinggi. Ini biasa terjadi pada anak-anak dan orang dengan kekebalan rendah dan sangat menular.

Campak

Campak adalah penyakit musim panas umum lainnya. Paramyxovirus yang menyebabkan campak berkembang biak lebih cepat selama musim panas. 

Gejala awalnya adalah batuk, demam tinggi, sakit tenggorokan, dan mata merah. Pada tahap selanjutnya, bintik-bintik putih kecil dan ruam campak muncul di seluruh tubuh.

Penyakit kuning

Penyakit kuning adalah penyakit yang bisa menular melalui air yang umum. Ini bisa menjadi akibat dari Hepatitis A dan penyebab utamanya karena konsumsi makanan dan air yang terkontaminasi. 

Jika tidak diobati tepat waktu, penyakit ini dapat mempengaruhi fungsi hati yang menyebabkan kelebihan produksi empedu.

Penyakit tifus

Tifus ditularkan melalui rute oral-fekal ke individu yang sehat. Makanan dan sumber air yang terkontaminasi menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Gejala tifus yang terlihat adalah lemas, kehilangan nafsu makan, mudah lelah, nyeri pada perut, demam tinggi.

Penyakit gondok

Dari semua penyakit yang terjadi pada musim panas, gondok adalah penyakit virus lain yang sangat menular dan menyerang anak-anak. Ini menular di alam dan ditularkan ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin. 

Beberapa gejala yang terlihat termasuk pembengkakan kelenjar ludah, nyeri otot, demam, sakit kepala, kehilangan nafsu makan dan kelemahan.

Alasan utama di balik berjangkitnya penyakit di musim panas adalah adanya kondisi cuaca yang menguntungkan bagi bakteri, virus, dan parasit lain untuk berkembang biak. 

Lakukan pencegahan serta lindungi kesehatan Anda dan keluarga di musim panas. Syaf akan membantu Anda menyediakan berbagai peralatan kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.